Semua perkara yang berkaitan dengan kedustaan adalah suatu keburukan. Dan justru karena keburukan itulah pelakunya kelak akan mendapatkan balasan adzab yang dahsyat dari Allah Ta’ala. Berikut ini adalah beberapa bentuk kedustaan itu:
1. Sumpah palsu untuk melariskan barang dagangan.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
ثَـلَاثَـةٌ لَا يُـكَـلِّـمُ هُـمُ اللهُ يَـوْمَ الْقِيَـامَةِ الْمَـنَّـانُ الَّذِى لَا يُـعْـطِى شَـيْـئًـا إِلَّا مَنَّـهُ وَالْمُـنَـفِّـقُ سِلْـعَـتَهُ بِالْـحَلَـفِ الْفَـاجِرِ وَالْمُسْـبِـلُ إِزَارَهُ.
“Tiga golongan yang tidak dilihat oleh Allah dan tidak diajak bicara pada hari Kiamat; orang yang mengungkit-ungkit pemberian di mana tidaklah dia memberi sesuatu melainkan selalu mengungkit-ungkitnya, orang yang menjual barang dagangannya dengan sumpah (palsu), orang yang berdosa, dan yang melabuhkan kain sarungnya (di bawah mata kaki). Diriwayatkan Muslim.

2. Sumpah palsu untuk mengambil harta orang lain.
Berkenaan dengan hal ini, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
مَنْ حَـلَفَ عَـلَى يَـمِيْـنٍ وَهُـوَ فِيْـهَـا فَاجِـرٌ لِيَـقْـتِعَ بِـهَـا مَألَ امْـرِئٍ مَـسْـلِـمٍ لَـقِيَ اللهَ وَهُـوَ عَـلَيْـهِ غَـضْبَـانُ.
“Barangsiapa bersumpah palsu untuk memperoleh harta muslim secara tidak benar, (maka) dia akan menemui Allah dalam keadaan Allah murka kepadanya”. Muttafaqun ‘alaihi.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam juga bersabda, “Barangsiapa mengambil hak seorang muslim dengan cara bersumpah (palsu), maka Allah mewajibkan baginya neraka dan diharamkan masuk surga”.
(Lalu) ada sahabat yang bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana kalau barang tersebut sepele?”.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menjawab, “Meskipun hanya sebatang kayu siwak”. Diriwayatkan Muslim.
3. Berdusta soal mimpi.
Yakni seseorang yang mengatakan bahwa dirinya bermimpi melihat sesuatu, padahal sebenarnya dia berdusta. Berkaitan dengan ini, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
إِنَّ مِنْ أَفْـرِى الْفِـرَى أَنْ يُـرِيَ عَـيْنَـيْـهِ مَا لَمْ تَـرَ.
“Sesungguhnya kedustaan paling buruk adalah kesaksian seseorang yang melihat sesuatu, padahal (sebenarnya) dia tidak melihatnya”. Diriwayatkan Bukhari.
Pada hadits lain Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
مَنْ تَـحَـلَّـمَ بِـحُلْـمٍ لَـمْ يَـرَهُ كُـلَّفَ أَنْ يَـعْـتَـقِـدَ بَيْـنَ شَـعِيْـرَتَـيْـنِ وَلَنْ يَـفْـعَـلَ.
“Barangsiapa mengaku bermimpi melihat sesuatu yang dia tidak melihatnya, maka dia akan dibebani untuk menganyam antara dua utas rambut. Dan sekali-kali dia tidak akan mampu melakukannya”. Diriwayatkan Bukhari.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
