Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.26
Istihza’ kedua: istihza’ kepada Hukum-hukum Allah. (lanjutan).
f. Benci terhadap hukum syar’i.
- Poliandri dan LGBT.
Poligami berbeda atau bahwa berseberangan dengan poliandri. Bila poligami; seorang laki-laki memiliki istri lebih dari seorang dalam satu masa. Sedangkan poliandri; seorang wanita memiliki suami lebih dari seorang dalam satu masa.
Lalu LGBT?
Jelas ini justru merusak tatanan sosial dalam hidup dan kelangsungan dalam bermasyarakat.
Tetapi anehnya justru saat ini kaum liberal dan orientalis justru sedang mengkampanyekan dua hal yang sangat bertentangan dengan syari’at kemudian justru membully syari’at poligami atau ta’addud.
Padahal jikalau diadu secara ilmiah maka paket sistem hidup yang mereka sodorkan itu amat sangat lemah dan amat sangat membahayakan sekali untuk hidup dan kehidupan.
Baik hidup dalam masyarakat hingga dalam hal bernegara. Betapa tidak?

Dengan LGBT, selain mendapatkan murka Allah dan pasti akan mendatang bencana –karena telah menyalahi syari’at-, maka pasti akan memutus keturunan. Bagaimana mungkin akan terjadi pembuahan bila laki-laki melampiaskan syahwatnya tidak pada tempat.
Begitu juga sebaliknya.
Sudah jelas bukan? Bila putus keturunan maka bagaimana dengan kelangsungan hidup bertetangga dan bahkan bernegara?
Padahal Allah menciptakan manusia itu bertujuan agar bisa melestarikan keberlangsungan hidup dan kehidupan plus kelestarian alam di sekitarnya. Nah dari situlah kemudian akan muncul khalifah di muka bumi.
Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesunggunya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di muka bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. Qs. Al Baqarah 30.
Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena dia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapatkan adzab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan. Qs. Shaad 26.
Maka lihatlah nabi Daud. Beliau menikahi wanita shalihah yang akhirnya melahirkan anak yang shalih, nabi Sulaiman ‘alaihima salam. Yang di kemudian hari putranya, nabi Sulaiman, bisa meneruskan estafet kekhalifahan di muka bumi ini.
Coba seandainya nabi Daud ‘alaihi salam pelaku LGBT, pasti sudah hancur sejak beribu tahun yang lalu. Sebab sudah tidak ada lagi keturunan.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
