BEKAL SHAUM
Marhaban Ya Ramadhan! Selamat datang wahai Ramadhan!
Ya, kalimat di atas sejak beberapa hari yang lalu telah bergema di mana-mana; di televisi, radio, medsos dan bahkan pamflet-pamflet di pinggir jalanan pun bertebaran. Sungguh eforianya sangat luar biasa, walaupun kenyataannya di lapangan terkadang miris. Sebab yang namanya rumah makan-rumah makan ternyata tutup setengah hati. Yakni kaca besar yang biasanya menunjukkan sebagai sebuah warung makan memang ditutup tetapi kenyataannya pintu masuknya terbuka. Na’udzubillah!
Oleh karena itu pada bulan ini akan dibahas secara khusus (walaupun mungkin belum bisa dikatakan detail) tentang BEKAL PUASA.
Semuanya tahu tentang dalilnya puasa, firman Allah Ta’ala:
يَآ أَيُّـهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا كُتِـبَ عَـلَيْكُـمُ الصِّيَامُ كَـمَا كُتِـبَ عَـلَى الَّذِيْنَ مِن قَبْـلِكُـمْ لَعَـلَّكُـمْ تَـتَّقُوْنَ.
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa. Qs. Al Baqarah 183.

Bila ayat di atas dicermati maka dapat disimpulkan bahwa puasa yang diwajibkan Allah Ta’ala ini sebenarnya kepentingan (hasilnya) bukan untuk Allah melainkan untuk orang-orang beriman yang mau mengamalkannya.
Sebab di sana disebutkan ending akhirnya adalah agar manusia beriman itu (semakin) menjadi insan yang bertaqwa.
Ya, bertaqwa!
Sebuah predikat tanpa gelar dan tanpa sertifikat yang kemudian akan bisa ditempelkan pada dinding di ruang tengah. Agar apabila ada tamu masuk ke ruang tengahnya maka akan terlihat SERTIFAT puasanya. Bukan. Bukan predikat seperti itu yang dimaksudkan Allah. Tetapi predikat taqwa adalah suatu prestasi yang membuat Allah akan berbangga kepada para penduduk langit!
Sebab pada bulan Ramadhan itu Allah telah menurunkan pembeda. Sehingga manusia mampu membedakan antara Al Haq (kebenaran) dengan Al Batil (kebatilan).
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِى أُنْـزِلَ فِيْـهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّـاسِ وَ بَيِّـنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَـانِ،
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang Haq dan yang batil). Qs. Al Baqarah 185.
Dan ternyata (selain itu) di bulan Ramdhan ini pula dahulu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan para sahabat yang berjumlah hanya sekitar tiga ratusan orang mampu mengalahkan musyrikin Quraisy ketika terjadi bentrokan fisik di medan Badar.
Oleh karena msambutlah kedatangan bulan yang mulia ini dengan penuh kegembiraan dan suka cita.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
