Balasan Di Dunia Bagi Pendusta Bag.3

Setidaknya dari kedua hadits di atas menunjukkan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah memperingatkan agar setiap insan beriman selalu menghindari perbuatan dusta, sekaligus menjelaskan akibat dan bahayanya dusta; di antaranya:

Pertama: Orang yang secara terus menerus melakukan perbuatan dusta dan telah memilih ‘jalan’ dusta, maka dia telah dicatat dihadapan Allah sebagai pendusta. 

Adapun yang dimaksud dengan pencatatan di sini adalah sebagai hukuman atas perilaku dusta yang selalu dia lakukan. Dengan begitu secara tidak langsung Allah telah mengumumkan kepada seluruh makhluk, terutama dari kalangan malaikat, bahwa orang tersebut memang benar-benar pendusta. Sehingga mayoritas penduduk bumi akan mencampaknya. Sebab Allah (juga) telah mencabut rasa kepercayaan penduduk bumi kepada dirinya. 

Kedua: Dusta itu akan membuat sebuah titik hitam pada hati pelakunya satu titik. Dan, apabila dia secara terus menerus melakukan perbuatan dusta maka dia telah membuat titik-titik hitam di dalam hatinya. 

titik hitam dihati

Nah bisa dibayangkan bukan, bagaimana jika hati tertutupi noda hitam? Tentu orang pemilik hati itu pasti sangat enggan untuk melakukan segala kebajikan.

Ketiga: Dusta itu akan memberi (mengarahkan) pada kedurhakaan, dan selanjutnya kedurhakaan seseorang akan menyeret pelakunya ke neraka. 

Durhaka (fujur) adalah lafadz ysng mencakup banyak arti. Yang dimaksud dengannya adalah keterbangkitan hasrat seseorang untuk melakukan berbagai perbuatan buruk, beragam maksiat dan dosa serta pancaran semangat untuk melakukan perbuatan yang tidak halal untuk dilakukan manusia. 

Itulah yang disebut kecenderungan menuju kerusakan.

Yakni seorang pendusta ketika dustanya ‘diterima’ orang lain maka akan (semakin) mendorong dirinya untuk melakukan berbagai perbuatan durhaka lainnya yang juga selalu diliputi dan dikemas dengan dusta berikutnya. Salah satunya dusta dalam berdagang.

Pada hadits lain, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam juga bersabda, “Hati-hatilah dengan banyak bersumpah dalam menjual dagangan karena dia ingin melariskan dagangan(nya), namun malah menghapus keberkahan”. Diriwayatkan Muslim. 

Maka silahkan diamati para pedagang yang culas karena kedustaannya. Sepintas mereka memang mendapatkan limpahan rezeki dari perdagangannya yang culas karena dipenuhi dengan dusta dalam berdagang. Namun lihatlah dari sisi lain; entah dirinya, istrinya atau anak-anaknya. 

Lalu bagaimana para pendusta di akhirat kelak?

Dia akan dicampakkan ke dalam neraka sebagai hukuman dari perbuatannya tersebut.

Dalam suatu riwayat disebutkan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Sesungguhnya dusta itu akan menyeret pelakunya untuk melanggar perintah (yang) akan menyebabkan pelakunya masuk neraka. Dan seorang hamba itu senantiasa berdusta dan suka menyampaikan berita-berita atau keterangan bohong, sehingga ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta”.

Wallahu a’lamu bish shawaab

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button