Awal Munculnya Istihza’ Bag.4
2. Dendam terhadap orang-orang shalih.
Di atas sudah dikemukakan tentang kisah nabi Luth yang menerangkan kepada kaumnya mengenai malaikat yang berkunjung ke rumahnya. Bahkan nabi Luth juga mempertanyakan kepada kaumnya; kenapa mereka tidak suka kepada lawan jenis.
وَلُوْطًا إذْقَالَ لِقَوْمِـهِ أَتَـأْتُوْنَ الْفَاخِـشَةَ مَا سَبَـقَكُـمْ بِـهَا مِنْ أَحَدٍ مِّنَ الْعَالَمِيْنَ. إِنَّـكُمْ لَـتَأْتُوْنَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِّنْ دُوْنِ النِّسَآءِ، بَلْ أَنْـتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُوْنَ.
Dan (juga Kamu telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah (keji) itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun, (di dunia ini) sebelum kamu?”. “Sesungguhnya kamu mendatangi laki-laki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas”. Qs. Al A’raaf 80-81.
Dan ternyata jawaban kaumnya justru kemarahan.
وَمَاكَانَ جَوَابَ قَوْمَهِ إِلَّا أَنْ قَالُوْا أَخْرِجُوْهُمْ مِنْ قَرْيَـتِكُمْ، إِنَّـهُمْ أُنَأسٌ يَّـتَطَهَّرُوْنَ.
Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka (Luth dan para pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri (sok suci)”. Qs. Al A’raaf 82.

Jadi ketika mereka diingat agar kaumnya menjadi manusia yang sempurna dan tidak menyimpang. Maka nabi Luth menegurnya. Tetapi karena mereka sudah kalah dengan nafsunya –sehingga mereka tidak tertarik dengan lawan jenisnya-, akhirnya malah justru kaumnya marah ketika mereka ditegur. Apalagi saat itu nabi Luth sedang kedatangan tamu (malaikat) yang menurut mereka tamunya sangat tampan. Sehingga menggairahkan bagi kaum pelaku fahisyah (perbuatan keji) tersebut.
Dikarnakan nafsunya tidak tersalurkan itulah akhirnya kaumnya nabi Luth berkeinginan mengusir beliau.
Hal yang tidak jauh berbeda terjadi pada zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Yakni Abdullah bin Ubay bin Salul.
Ya, Abdullah bin Ubay bin Salul yang sebelumnya adalah tokoh yang disegani di kota Yatsrib. Tetapi dengan kedatangannya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan para muhajirin ternyata pengaruh dan ketokohannya Abdullah bin Ubay bin Salul justru menurun jauh. Sebab seluruh kaum muslimin lebih mendengarkan ucapannya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam daripada Abdullah bin Ubay bin Salul.
Nah, karena dendamnya itulah akhirnya Abdullah bin Ubay bin Salul sering menggunting dalam lipatan.
Ya, perbuatannya Abdullah bin Ubay bin Salul ini sering sekali melukai kaum muslimin. Dan bahkan sering menggembosi orang-orang yang lemah imannya. Hingga mereka terbawa hasutannya Abdullah bin Ubay bin Salul.
Salah satu hasutannya adalah ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sedang dalam perjalanan untuk berperang melawan kaum musyrikin Quraisy di lembah Uhud.
Karena hasutannya akhirnya sebanyak tiga ratus orang kembali pulang. Mereka tidak mau meneruskan berperang bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Ya, itulah dendam yang berakibat benci terhadap Islam wal muslimin dan kemudian berani menggerogoti Islam dari dalam.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
