Amar Ma’ruf Nahi Munkar Bag.6

Dari Abi Mundhir Ismail bin Umar, dia berkata, ‘Saya mendengar Abu Abdurrahman Al Umari berkata, “Sesungguhnya bagian dari kelalaianmu terhadap dirimu sendirilah yang membuat dirimu berpaling dari Allah. (Yaitu) jika engkau melihat sesuatu yang Allah tidak meridhai-Nya namun justru engkau mendiamkannya. Engkau juga tidak menyuruh pada yang ma’ruf (amar ma’ruf) dan juga tidak melarang pada perbuatan yang mungkar (nahi mungkar) karena takut pada orang (atau kelompok) yang tidak memiliki kuasa untuk ditakuti dan tidak memiliki kemanfaatan untuk dirimu”.

“Barangsiapa yang meninggalkan amar ma’ruf dan nahi mungkar karena takut kepada makhluk maka Allah akan mencabut kemuliaan dirinya. Seandainya dia menyuruh pada sebagian dari anaknya atau sebagian dari pengikutnya maka mereka (pasti) akan meremehkannya”. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 2/181.

Benarlah apa yang disampaikan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bahwa pandangannya orang-orang mukmin itu dipenuhi dengan ‘nur’ (cahaya). 

Ya, mereka berbicara bukan asal berbicara melainkan penuh perenungan dan selalu melihat dari peristiwa-peristiwa di masa lampau yang pernah terjadi. Sebagaimana yang disampaikan oleh Abu Abdurrahman Al Umari ini. 

Abu Burdah Al Asy'ari

1. Karena lalai terhadap kewajiban dirinya sendiri akhirnya seseorang akan semakin jauh kepada Allah.

Bukankah Allah Ta’ala telah berfirman, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. Qs. Al Baqarah 186.

Oleh karena hendaknya syarat yang Allah berikan itu dipenuhi agar bisa dekat dengan Allah Ta’ala.

2. Seseorang yang meninggalkan (atau hanya enggan) menegakkan amar ma’ruf dan nahi mungkar karena takut atau segan dengan makhluk, maka Allah akan menjadikan orang lain meremehkannya.

Padahal pada ayat lain Allah Ta’ala telah memberikan janji yang sangat luar biasa. Firman-Nya:

وَلَا تَـهِنُـوْا وَلَا تَـحْـزَنُـوْا وَأَنْـتُـمُ الْأعْـلَوْنَ إِنْ كُـنْـتُـم مُّؤْمِـنِيْـنَ.

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. Qs. Ali Imran 139.

Masih kurang yakin? Lihat ayat Allah berikutnya;

يَـا أَيُّـهَـا الَّذِيْـنَ آمَنُوْا إِن تَـنْصُـرُوْا اللهَ يَـنْـصُرْكُـمْ وَيُـثَـبِّـتْ أَقْـدَامَـكُـمْ.

Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. Qs. Muhammad 7.

Jadi masih belum PeDe untuk melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar?

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button