Al Maghdhuub dan Adh Dhoolliin Bag.3
Setidaknya ada dua kasus di ataslah membuat Allah murka terhadap kaum Yahudi. Makanya kemudian dalam ayatnya disebutkan bukan (jalan) mereka yang dimurkai.

Lalu lanjutan ayat dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat), siapakah mereka?
Setidaknya ada ayat yang menyebutkan;
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ. لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلاثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلا إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ. أَفَلا يَتُوبُونَ إِلَى اللَّهِ وَيَسْتَغْفِرُونَهُ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ. مَا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ كَانَا يَأْكُلانِ الطَّعَامَ انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّى يُؤْفَكُونَ.
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putra Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang dzalim itu seorang penolong pun. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). Qs. Al Maaidah 72-75.
Dari keempat ayat di atas saja sudah bisa disimpulkan bahwa Isa putra Maryam itu juga seorang hamba Allah yang pada prinsipnya sama dengan manusia lainnya. Hanya saja yang membedakan adalah bahwa Isa mendapatkan wahyu dari Allah. Sehingga beliau diangkat menjadi seorang nabi dan rasul untuk kaumnya.
Dan yang paling aneh lagi adalah bahwa mereka (orang-orang yang terlalu mengagung-agungkan Isa ‘alaihi salam) setiap tahunnya selalu memperingati hari kelahiran dan kematiannya.
Aneh bukan?
Mereka memperingati. Itu maknanya bahwa mereka menyadari bahwa Isa sendiri mati (meninggal). Tetapi kenapa dia (Isa( disembah)?
Bukankah Tuhan itu seharusnya selalu hidup secara abadi? Sebab jikalau pernah mengalami kematian lalu siapa yang mengurus kehidupan ini (dunia)? Belum lagi kehidupan akhirat? Lalu siapa yang mengurusi kehidupan alam semesta? Dan sebagainya dan sebagainya.
Itulah sebabnya kenapa Allah menyebutnya dengan الضَّالِّينَ (mereka yang sesat).
Jadi sekarang sudah tahu siapa yang Allah murkai dan siapa orang-orang yang bodoh (lagi sesat).
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Baca Juga: Kisah Siti Maryam; Saat Mendapatkan Kenikmatan Dan Ujian
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
