Akibat Dari Pelaku Istihza’ Bag.45

Akibat Dari Pelaku Istihza’ Bag.45

  • Peringatan bagi pembenci Islam dan kaum muslimin yang tidak memililki alasan yang jelas.

Kepada semua orang yang membenci Islam dan kaum muslimin. Terutama mereka-mereka yang dengan ‘senang hati’ membully, melecehkan dan istihza’ terhadap Islam dan kaum muslimin. Wa bil khusus yang ingin memadamkan cahaya Allah; alangkah lebih baiknya melihat kisah-kisah (akhir kehidupan) para tokoh Quraisy berikut ini (contoh ketiga):

– Abu Lahab.

abu lahab

Nama aslinya Abdul Uzza bin Abdul Muththalib. Orangnya sangat terhormat di kalangan orang-orang Makkah. Selain memiliki wajah yang tampan, dia juga memiliki kedudukan dan kaya.

Tetapi sayang, walaupun dia terhormat di mata orang-orang Makkah, dia ternyata sudah ‘dijamin’ masuk neraka. Na’udzubillah!

Penyebabnya tiada lain karena dia sangat benci terhadap keponakannya sendiri, Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam. Dan jaminan itu Allah abadikan dalam Al Qur’an. 

تَـبَّتْ يَدَى أَبِى لَهَـبٍ وَتَـبَّ. مَا أَغْنَـى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ. سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ لَهَـبٍ. وَ امْرَأَتُـهُ حَمَّـالَةَ الْحَطَبِ. فِى جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ.

Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut. Qs. Al Lahab 1-5.

Ayat ini turun sebagai penyejuk hati Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan sebagai kabar buruk bagi Abu Lahab. 

Sebab ketika di awal-awal Rasulullah memulai dakwah Islam secara terang-terangan dengan cara mengumpulkan orang-orang Quraisy di bukit Sofa. Tahu-tahu Abu Lahab langsung berdiri seraya berkata, “Celakalah kamu, wahai Muhammad! Apakah hanya untuk ini kamu mengumpulkan kami?”. 

Maka benar saja. Hati Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam langsung surut. Sebab ternyata justru pamannya sendiri yang pertama kali menolak dakwahnya.

Oleh karena itulah Allah menurunkan ayat di atas.

Dan di ayat itu ternyata tidak hanya Abu Lahab sendiri melainkan istrinya jua ikut dijamin masuk neraka.

Istrinya, Ummu Jamil Aura’. Dari pernikahannya mereka memiliki anak (salah satunya) bernama Utaibah. Setelah dewasa Utaibah dinikahkan dengan salah satu putri Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Ketika Rasulullah mulai berdakwah Islam, Utaibah langsung menceraikan putri beliau, atas perintah ayahnya, Abu Lahab.

Kemudian Utaibah menerima adzabnya berupa diterkam singa ketika bepergian. Dan di daerah Al Ghadirah, dia diterkam singa hingga tubuhnya tercabik-cabik. 

Sedangkan Abu Lahab sendiri, kematiannya juga sangat mengenaskan. Yaitu terjadi tujuh hari setelah perang Badr. Dia mengidap penyakit kulit berupa bisul di seluruh tubuhnya. Sehingga orang-orangpun enggan mengurus jasadnya. 

Setelah tiga hari terlantar, jasad Abu Lahab akhirnya dikuburkan dengan cara yang tidak lazim. Yakni tubuhnya didorong dengan menggunakan kayu panjang hingga jasadnya masuk ke dalam liang lahat. Kemudian jasadnya dilempari dengan batu kerikil hingga tertimbun.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button