Akibat Dari Pelaku Istihza’ Bag.43

Akibat Dari Pelaku Istihza’ Bag.43

  • Peringatan bagi pembenci Islam dan kaum muslimin yang tidak memililki alasan yang jelas.

Kepada semua orang yang membenci Islam dan kaum muslimin. Terutama mereka-mereka yang dengan ‘senang hati’ membully, melecehkan dan istihza’ terhadap Islam dan kaum muslimin. Wa bil khusus yang ingin memadamkan cahaya Allah; alangkah lebih baiknya melihat kisah-kisah (akhir kehidupan) para tokoh Quraisy berikut ini:

– Walid bin Mughirah. 

Seluruh penduduk Quraisy tahu tentang Walid bin Mughirah ini. Sebab dia adalah orang yang sangat kaya lagi terpandang. Dia juga ayah dari Khalid bin Walid, seorang tokoh sebelum Islam dan sesudah masuk Islam. 

Ketika Islam pertama kali datang, Walid bin Mughirah ini termasuk orang yang mendengarkan lantunan Al Qur’an langsung dari lisan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Yang hal itu membuat Walid bin Mughirah menjadi lembut hatinya.

walid bin mugirah

Sayang, kelembutan hatinya tidak berlangsung lama. Sebab Abu Jahal langsung mengomporinya dengan mengatakan, “Wahai paman, sesungguhnya kaummu ingin mengumpulkan harta untukmu”. 

“Untuk apa?”, tanya Walid bin Mughirah. 

‘Untukmu. Karena engkau datang menemui Muhammad untuk menentang ajaran sebelumnya (ajaran nenek moyang)”, jawab Abu Jahal. 

Walid bin al-Mughirah menanggapi, “Orang-orang Quraisy tahu, kalau aku termasuk yang paling kaya di antara mereka.”

Abu Jahal berkata, “Ucapkanlah suatu perkataan yang menunjukkan kalau engkau mengingkari Alquran atau engkau membencinya”.

Walid bin Mughirah berkata, “Apa menurutmu yang harus kukatakan pada mereka? Demi Allah! Tidak ada di tengah-tengah kalian orang yang lebih memahami syair Arab daripada aku. Tidak juga pengetahuan tentang rajaz dan qashidahnya yang mengungguli diriku. Tapi apa yang diucapkan Muhammad itu tidak serupa dengan ini semua. Juga bukan sihir jin. Demi Allah! Apa yang ia ucapkan (Al Qur’an) itu manis. Memiliki thalawatan (kenikmatan, baik, dan ucapan yang diterima jiwa). Bagian atasnya berbuah, sedang bagian bawahnya begitu subur. Perkataannya begitu tinggi dan tidak ada yang mengunggulinya, serta menghantam apa yang ada dibawahnya”.

Luar biasa, seseorang yang keras hatinya dan penuh kebencian terhadap Islam dan apa yang Allah turunkan memiliki kesan yang luar biasa terhadap Al Qur’an.

Namun Abu Jahal tetap keukeuh agar Walid mengatakan sesuatu yang bisa membuat orang-orang Quraisy ridha. Ia berkata, “Kaummu tidak akan ridha kepadamu sampai engkau mengatakan sesuatu yang buruk tentang Al Qur’an itu.”

“Jika demikian, tinggalkanlah aku biar aku berpikir dulu,” kata Walid.

Setelah berpikir, Walid mengatakan, “Al Qur’an ini adalah sihir yang dipelajari. Muhammad mempelajarinya dari orang lain.”

Kemudian Allah menurunkan firman-Nya surat al Mudatstsir ayat 11. Dari ayat 11 dan beberapa ayat seterusnya bercerita tentang Walid bin Mughirah yang divonis akan mendapatkan adzab yang pedih di neraka. Na’udzubillah.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button