Cemburu karena Allah.
Ini adalah akhlak dari para salafush shalih. Yakni mereka merasa cemburu ketika ada orang yang melakukan suatu kebaikan padahal sebenarnya dirinya bisa namun kenyataannya dirinya tidak melakukannya. Atau ketika melihat ada orang yang dulunya perilakunya lebih buruk dari dirinya lalu dia taubat dan dia keimanannya jauh dari dirinya.
Maka tidak heran jika jauh-jauh hari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah mengingatkan. Sebagaimana sabdanya:
ثَـلَاثٌ مَنْ كُـنَّ فِيْـهِ وَجَـدَ حَلَاوَةَ الْإِيْـمَـاِ: أَنْ يَكُـوْنَ اللهُ وَرَسُوْلُـهُ أَحَـبَّ إِلَيْـهِ مِـمَّـا سَـوَاهُـمَـا، وَأَنْ يُـحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُـحِـبُّ هُ أَنْ يَـعُـوْدَ إِلَى الْكُـفْرِ كَـمَـا يَـكْرَهُ أَنْ يُـقْـذَفَ فِي النَّـارِ.
“Ada tiga ciri, yang barangsiapa memilikinya maka dia akan merasakan manisnya iman; Apabila Allah dan rasul-Nya lebih dicintai daripada yang lainnya, mencintai seseorang karena Allah saja dan membenci atau takut apabila kembali kepada kekufuran sebagaimana dia membenci dimasukkan ke dalam neraka”. Riwayat Bukhari 1/60, dan Tirmidzi 10/91.
Pada hadits lain Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: مَنْ أَحَبَّ فِى اللهِ وَكَرِهَ فِى اللهِ وَ أَعْـطَى فِى اللهِ وَمَـنَعَ فِى اللهِ: فَـقَدْ استَـكْـمَـلَ الْإيْـمَـانَ.
“Barangsiapa yang mencintai karena Allah dan membenci karena Allah, memberi karena Allah dan menahan karena Allah, maka telah sempurnalah imannya”. Riwayat Abu Daud dan dishahihkan oleh Al Albani.

Sebagian ulama berkata, “Bergaul dengan orang-orang shalih akan menumbuhkan ketakwaan di dalam hati”. Ahmad bin Harb berkata, “Tidak ada sesuatu yang lebih bermanfaat bagi seorang hamba daripada bergaul dengan orang-orang shalih dan memperhatikan amal perbuatan mereka.
Dan tidak ada sesuatu yang lebih berbahaya bagi hati daripada bergaul dengan orang-orang jahat dan memperhatikan amal perbuatan mereka”. Ya, hal itu sebagaimana yang pernah disabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bahwa apabila seseorang bergaul/berteman dengan penjual minyak wangi maka setidaknya dia telah mencium wanginya minyak wangi.
Barangsiapa yang bergaul/berteman dengan tukang pandai besi maka setidaknya dia pasti akan kena percikan apinya. Artinya bahwa sikap dan sifat cemburu karena Allah itu akan tumbuh manakala dia selalu bergaul dengan para alim dan orang-orang shalih. Bahkan nantinya lisannya pun tetap akan berubah menjadi baik meskipun saat itu dia sedang mengalami kesusahan dunia.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
