Akhlak Para Salaf Bag.46

Menolak undangan jamuan makan jika dari hasil dan makanan yang haram, serta bila yang diundang hanya khusus  orang-orang kaya saja tanpa adanya orang miskin. 

Secara umum kebanyakan manusia sangat senang sekali bila diundang untuk jamuan makan. Tetapi berbeda dengan para salafush salih. Mereka pastiakan mencari tahu terlebih dahulu ketika diundang untuk jamuan makan. Hal ini bukan berarti mereka sombong melainkan mereka ingin tahu dahulu; dari manakahmakanannya, apakah dari hasil yang halal ataukah yang haram? Jika dari hasil yang halal maka mereka pasti akan datang, tetapi apabila dari hasil yang haram maka mereka tidak akan datang. 

Apalagi bila undangannya adalah undang walimahan. Tentu meeka akanmeluangkan waktunya untuk datang. Sebab mendatangi walimahan sebenanya bukan hanya untuk makan makannya saja melainkan untuk pemberitahuan bahwa adasepasang suami istri yang baru saja menikah. Sehingga apabila kelak di suatu tempat melihat dua orang ini sedang berduaan maka jangan sampai digrebekataupun dibuat fitnah bahwa keduanya telah melakukan kemaksiatan. 

Bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam juga memerintahkan agar mengumumkan pernikahannya. Tujuannya agar tidak ada fitnah di belakanghari. Dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sendiri juga selalu mengundang para sahabat ketika beliau melakukan pernikahan, meskipun pesta nikahnya tidakmewah. Tetapi semua sahabat (yang hadir) bisa merasakan gembira. Dan pesta nikahnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam hanya menyembelih seekorkeledai saja, tidak lebih. 

Maka harus diluruskan seandai ada seseorang yang melakukan pesta walimahan tetapidia ingin mendapatkan keuntungan. Sebab jika dalam benaknya ingin mendapatkan keuntungan dari hasil pesta walimahannya maka biasanya dia tidak akan maumengundang orang-orang miskin. Sebab dalam benaknya dianggap bahwa orang-orang msikin itu akan mungkin membawa ‘keberkahan’ alias tidak akan mungkin memberisumbangan yang banyak. 

menolak jamuan dari harta yang haram

Hal ini termasuk juga undangan makan-makan apa saja, tidak hanya terkhusus padaundangan pernikahan saja melainkan undangan makan makan yang lain pun demikian. 

Sungguh Abu Mas’ud Al Badri tidak akan menghadiri jamuan makan kecuali beliaumengetahui bahwa di sana tidak ada yang diharamkan Allah.  

Sementara Abu Ayyub Al Anshari radliyallahu ‘anhu setiapkali pergi ke jamuan makan danmelihat tirai di rumah, maka beliau akan kembali dan berkata, “Tidak ada yang menutup rumah kecuali orang-orang Kisra dan para tiran, dan kami tidak makanmakanan dari mereka”.  

Adapun Hudzaifah radliyallahu ‘anhu saat diundang ke jamuan makan lalu melihat adapakaian Persia di sana, maka beliau segera kembali dan berkata, “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka, dan barangsiapayang menerima amal suatu kaum maka dia sekutu bagi mereka”. 

Subhaanallah. Ternyata mereka sangat peka sekali terhadap makanan. 

Wallahu a’lamu bish shawaab. 

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button