Menyembunyikan keburukan saudaranya.
Inilah salah satu bentuk perbedaan antara generasi salafush shalih dengan generasi hari ini. Bila pada zaman salafush shalih; ketika dirinya melihat ada sauadaranya yang memiliki kecacatan (terutama dalam hal amal, bukan cacat fisik) maka mereka menyembunyikan serapat mungkin. Tetapi generasi hari justru diumbar. Bahkan stasiun televisi pun menjadi ramai atau diminati para pemirsanya bila televisi tersebut membuat acara gosip. Dan apabila stasiun televisinya tidak ada program gosipnya maka televisi tersebut pasti akan sepi pemirsanya.
Padahal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّـةَ قَـتَّـاتٌ.
“Tidak akan masuk surga orang yang memfitnah”. Muttafaqun ‘alaihi.
Yang dimaksud dengan (قَـتَّـاتٌ= orang yang memfitnah) pada hadits di atas adalah tukang gosip.
Maka berhati-hatilah bagi orang yang merasa dirinya suka menggosip.
Sebab hadits di atas oleh para ulama disandingkan dengan ayat Allah:
وَاتْرَأَتُـهُ حَمَّـالَةَ الْحَطَبِ.
Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar. Qs. Al Lahab atau Al Masad 4.

Mujahid mengatakan bahwa ternyata sitrinya Abu Lahab suka sekali menyebarkan gosip di tengah-tengah masyarakat.
Oleh karena itu para salafush shalih lebih memilih untuk tidak mau mendengarkan gosip. Andaipun dirinya tahu tentang kekurangan saudaranya maka dirinya akan memilih untuk merasa tidak dan tidak menyebarkannya kepada orang lain, kecuali bila dirinya bisa menegurnya atau malah melarang orang lain untuk menyebarkan.
Berikut ini setidaknya perkataan para salafush shalih itu;
Akhtam bin Saifi berkata, “Salah satu tanda seseorang disebut ebagai tukang gosip adalah kehinaan di antara manusia, sehingga engkau hampir tidak pernah melihatnya dihormati”.
Yahya bin Abi Katsir berkata, “Tukang gosip lebih buruk daripada tukang sihir, dan tidak ada yang memperhatikannya. Karena dia dapat melakukan dalam satu jam apa yang tidak dapat dilakukan tukang sihir dalam sebulan. Gosip telah menumpahkan darah, mencuri harta, menimbulkan fitnah besar, mengusir manusia dari tanah airnya , dan menyebabkan berbagai keburukan lainnya”.
Oleh karena itu hendaklah memilih menghindar dari perkumpulan gosip bila ingin mengikuti para salafush shalih.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
