3. Menyerahkan segala urusannya kepada Allah.
فَسَـتَـذْكُرُوْنَ مَآ أَقُـوْلُ لَـكُـمُ، وَأُفَـوِّضُ أَمْرِى إِلَى اللهِ، إِنَّ اللهَ بَـصِيْـرُ بِالْعِـبَـادِ. فَوَقَىهُ اللهُ سَـيِّـئَاتِ مَا مَـكَـرُوْا، وَحَـاقَ بِـآلِ قِرْعُـوْنَ سُوْءُ الْعَـذَابِ.
Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepadamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Fir’aun beserta kaumnya dikepung oleh adzab yang amat buruk. Qs. Al Mukmin/Ghaafir 44-45.
الَّـذِيْـنَ قَالَ لَـهُـمُ النَّـاسُ إِنَّ النَّـاسَ قَدْ جَـمَعُوْ لَـكُـمْ فَـاخْـشَوْهُـمْ فَـزَادَهُـمْ إِيْـمَـانًـا وَقَالُوْا حَسْـبُـنَـا اللهَ وَنِـعْـمَ الْوَكِـيْـلُ. فَـانْـقَـلَـبُـوْا بِـنِعْـمَـةٍ مِّنَ اللهِ وَفَـضْلٍ لَّـمْ يَـمْـسَـسْـهُـمْ سُـوْءٌ.
(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerangmu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambahkan keimanan mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah menjadi pelindung kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapatkan bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Qs. Ali Imran 173-174.

Keempat ayat dari dua surat itu setidaknya telah memberikan gambaran bahwa orang-orang beriman selalu menyerahkan segala urusannya kepada Allah Ta’ala saja. Inilah sebenarnya bentuk tauhid tertinggi, yakni tauhid uluhiyah, bukan sekedar tauhid rubuiyah dan tauhid asma’ wa sifat.
Bisa diayangkan bukan? Ketika manusia telah berkumpul dengan pasukannya untuk menyerang dirinya. Namun ternyata dirinya bukan malah ciut nyala melainkan malah semakin percaya bahwa Allah-lah yang akan melindungi dirinya. Ini sungguh luar biasa!
Sebagaimana Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan para sahabat ketika mengetahui bahwa mereka (Madinah) telah dikepung. Hal itu bukannya menyurutkan hati dan nyali mereka melainkan justru keimanan mereka semakin kuat dan semakin meyakini akan janji-janji Allah Ta’ala. Sehingga Allah abadikan pada ayat-Nya.
وَلَـمَّـا رَءَا الْمُـؤْمِـنُوْنَ الْأحْـزَابَ قَالُـوْا هَـذَا مَا وَعَـدَنَـا وَرَسُـوْلُـهُ وَصَدَقَ اللهُ وَرَسُوْلُـهُ، وَمَا زَادَهُـمْ إِلَّا إِيْـمَـانًـا وَتَـسْلِيْـمًـا.
Dan tatkala orang-orang mukmin melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata, “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita”. Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan. Qs. Al Ahzaab 22.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
