Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.9

Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.9

PEPERANGAN BESAR DAN PENAKLUKAN KONSTANTINOPEL

Setelah mengetahui bahwa kelak antara kaum muslimin dengan nasrani akan ada peperangan besar. Kenapa disebut sebagai peperangan besar?

Sebab pada peperangan kali itu benar-benar hampir sama persis dengan perang kolosal. Yakni semua orang akan terpanggil sesuai dengan keimanannya. Yaitu bagi Islam dia akan bergabung dengan pasukan Islam sedangkan bagi yang nasrani maka dia pasti akan bergabung dengan pasukan nasrani.

PEPERANGAN BESAR DAN PENAKLUKAN KONSTANTINOPEL

Benar-benar saat itu semua karena atas dasar panggilan iman.

Dan semuanya tahu bahwa saat ini saja banyak sipil dari kaum muslimin. Itu artinya bahwa kaum muslim tidak mengerti banyak tentang peperangan. Apalagi perang dengan cara mobilisasi secara umum. Begitu juga dengan masalah persenjataan.

Tetapi kenyataannya justru kelak (pada saat perang besar itu) persentajaan mereka kembali seperti dahulu kala. Yakni hanya menggunakan pedang, tombak dan panah.

Dalam Shahih Muslim disebutkan dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Kiamat tidak akan datang sampai orang-orang Romawi turun di Al Amaq –atau di Dabiq-. Pasukan yang terdiri dari (prajurit) terbaik dari penduduk Madinah (untuk melawan mereka). Ketika mereka akan mengatur diri mereka dalam barisan, orang Romawi akan berkata; ‘Jangan berdiri diantara kami dan mereka (kaum muslimin) yang mengambil tawanan dari kami. Mari kita bertarung dengan mereka’.

Dan kaum muslimin akan berkata; ‘Tidak, demi Allah! Kami tidak akan pernah membedakan antara kalian dan saudara-saudara kami agar kalian memerangi mereka’.

Mereka kemudian berperang dan sepertiga (sebagian) tentara akan melarikan diri, yang (mereka ini) tidak akan pernah diampuni Allah. Sepertiga (bagian dari tentara) mendapatkan kesyahidan maka mereka akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah dan sepertiga yang tersisa (mereka) akan menaklukkan Konstantinopel.

Maka ketika mereka disibukkan dengan harta rampasan perang (ghanimah), maka saat itulah pedang-pedang mereka digantungkan pada pohon-pohon zaitun.

Nah pada saat itu setan membisikkan sesuatu kepada mereka; ‘Sesungguhnya Dajjal telah menyandera keluarga kalian’.

Maka keluarlah mereka (untuk mencari Dajjal) tetapi tidak berhasil menemukannya. Ketika mereka sudah sampai di Syam (maka) keluarlah (Dajjal). Namun ketika mereka sedang mempersiapkan diri mereka untuk berperang tahu-tahu waktu shalat telah tiba. Dan pada saatlah (nabi) Isa bin Maryam turun dan akan memimpin mereka. Dan ketika musuh Allah (Dajjal) melihat (Isa) dia akan meleleh seperti larutnya garam dalam air (bila diaduk-aduk). Seandainya Dajjal dibiarkan maka dia akan mendapat pengikut yang sangat banyak hingga dia dibunuh. Tetapi Allah membunuhnya dengan tanganNya (melalui tangan Isa bin Maryam). Lalu Allah memperlihatkan darahnya (Dajjal) yang menempel pada tombaknya Isa”. Diriwayatkan Muslim dalam KITAABUL FITAN, BAAB FATHUL QASTHANTHIINIYYAH, 4/2221. Hadits no. 2897.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button