Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.8

Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.8

KEADAAN KAUM MUSLIMIN SAAT KELUARNYA DAJJAL

Keadaan kaum muslimin sebelum datangnya Dajjal sungguh menyenangkan. Yakni memiliki kekuatan yang sangat besar sehingga mampu menyelesaikan semua urusannya yang besar. Hal sangat berbeda dengan kondisi umat Islam hari ini. Lemah!!!

Ya, kaum muslimin saat itu mampu mengerahkan kekuatannya di saat diperlukan. Dan pada waktu itu kaum muslimin mengadakan perjanjian damai dengan Romawi lalu keduanya (kaummuslimin dan Romawi –dalam hal ini yang dimaksud adalah orang-orang nasrani-) akan bersatu bersama-sama memerangi musuh mereka. Lalu Allah Ta’ala memenangkan kaum muslimin dan nasrani. Tetapi tidak lama kemudian kaum muslimin berbalik berperang melawan pasukan nasrani.

dajjal

Sebagaimana yang terdapat pada Sunan Abu Daud dari Dzi Mukhbir radliyallahu ‘anhu, beliau berkata, ‘Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Kelak kalian (muslimin) akan mengadakan perjanjian damai dengan Romawi dalam kedamaian dan (rasa) aman. Lalu kalian dan mereka akan memerangi semua musuh yang berada (sembunyi) di belakang kalian. Dalam peperangan itu kalian mendapatkan kemenangan, harta rampasan perang dan rasa aman. Lalu kalian akan kembali dan turun ke padang rumput yang ada gundukan tanah dan salah satu dari orang salib itu akan mengangkat salibnya tinggi-tinggi seraya berkata, ‘Salib telah menang (mampu menaklukkan)’. Maka marahlah salah seorang dari kaum muslimin lalu menghancurkan salib yang diangkat orang nasrani tadi.

Maka pada saat itu orang-orang Ramawi meninggalkan kaum muslimin dan mereka berkumpul sendiri untuk mempersiapkan peperangan besar”.

Pada hadits lain ditambahkan; “Maka meletuslah peperangan besar (antara ) kaum muslimin (melawan Romawi). Mereka saling membunuh. Lalu Allah memuliakan kelompok dari kaum muslimin”. MISYKAATUL MASHAABIH; 3/18. Hadits no. 5428.

Dari hadits di atas dapat disimpulkan bahwa kelak antara kaum muslimin dengan orang-orang nasrani yang berkiblat ke Romawi akan terjadi perjanjian damai hingga mendatangkan rasa aman di tengah-tengah mereka (khususnya kaum muslimin). Bahkan kedua kelompok ini pun bersama-sama memerangi musuh mereka.

Kenapa begitu? Sebab saat itu kaum muslimin memiliki kekuatan riil yang tidak bisa dikalahkan oleh siapapun dan dari kelompok manapun. Kaum muslimin memiliki kemampuan tempur, memiliki pengalaman dalam peperangan dan banyak sekali harta rampasan perang yang didapat.

Karena alasan itulah sehingga orang-orang Romawi mengajak berdamai. Sehingga ketika ada kelompok yang memusuhi dan memerangi Romawi maka ketika itu Romawi tidak sendirian saat membela diri. Melainkan kaum muslimin pasti akan membantunya dalam peperangan.

Namun sayang, ketika ada sekelompok besar yang memusuhi Romawi memeranginya dan Romawi membela diri. Lalu kaum muslimin ikut membantunya dalam peperangan. Dan dalam peperangan itu kelompok yang memusuhinya bisa dikalahkan. Ternyata ada seorang dari nasrani yang ketika berjalan ke gunung. Dia membawa sebuah salib besar.

Lalu di sana dia dengan bangga mengangkat tinggi-tinggi salib itu dengan mengatakan bahwa pasukan salib telah memenangkan peperangan.

Sementara tidak jauh dari situ ada seorang muslim yang melihat dan mendengarnya. Maka didatangilah orang nasrani tadi lalu merebut salibnya dan langsung membanting salibnya hingga patah.

Dari sanalah akhirnya terjadi perkelahian yang hingga berlanjut pada perkelahian besar antara kaum muslimin dengan orang-orang nasrani.

Dari situ pulalah akhirnya berkembang menjadi perang besar.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button