Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.5
Masih lanjutan dan terkait dengan hadits di atas
Sebelum dilanjutkan pembahasan ini, kami akan meralat berkaitan dengan sub judul yang sedang dibahas ini. Yakni tepatnya sejak di bagian 03. Yaitu seharusnya sub judulnya adalah Dukhan, bukan Dajjal.
Dengan diralatnya pada edisi ini semoga bisa menjadikan malkum.
Baik, mari dilanjutkan pembahasan tentang Dukhan yang belum selesai ini.
Sesungguhnya Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu berpendapat mengenai dukhan yang sering menjadi bahan perbincangan kaum muslimin.yakni apabila melihat dari hadits di atas menunjukkan bahwa adzab yang didapatkan oleh orang-orang kafir di hari akhir itu tidak akan berkurang walau dengan adanya dukhan yang telah mereka dapatkan saat di dunia. Dan tanda (dukhan) itu menunjukkan bahwa AllahTa’ala mengangkat adzab mereka hanya sedikit saja.

Ternyata yang sependapat dengan Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu banyak (jamaah) dari dari para ulama salaf, seperti Mujahid, Abul ‘Aliyah, Ibrahim An Nakha’i, Dhahaak, ‘Atiyyah Al ‘Aufi dan Ibnu Hajar. Bisa dilihat pada tafsir Ibnu Katsir 6/247.
Ibnu Katsir telah memperkuatnya dengan menyebutkan bahwa tanda dukhan (asap) belum datang. Ibnu Katsir menyebutkan sebuah hadits dari Malik Al Asy’ari, dia berkata; Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Sesungguhnya Robb kalian telah memperingatkan kalian dengan tiga hal; (pertama) Ad Dukhan/asap, yang mengambil orang-orang beriman seperti (orang membuang) ludah dan mengambil orang-orang kafir (sangat keras) hingga keluar darah dari telinganya. Kedua; Ad Daabbah (binatang melata), dan yang ketiga; (munculnya) Dajjal”. Diriwayatkan Ibnu Jarir dan Imam Thabrani dengan isnad jayyid.
Ibnu Katsir menyebutkan bahwa dukhan belum datang mengacu pada perkataannya Ali bin Abi Thalib, Abu Sa’id Al Khudri, Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhum dan Hasan Al Basri rahimahullah. Lihat Tafsir Ibnu Katsir 6/248.
Adapun pendapat Ibnu Katsir tentang dukhan yang belum datang itu didukung oleh;
- Hadits-hadits shahih dan hasan yang menunjukkan tentang dukhan yang belum datang.
- Firman Allah Ta’ala (فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ. / Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata.Qs. Ad Dukhan 10) menerangkan secara jelas bahwa kabut/asap (dukhan) itu belum datang. Sebab ayatnya menyebutnya tunggulah.
- Firman Allah Ta’ala(yang meliputi manusia يَغْشَى النَّاسَ) walaupun ayat ini bersifat peringatan yang dikhususkan para penduduk Makkah yang musyrik. Sebagaimana yang disebutkan di dalamnya (yang meliputi manusia يَغْشَى النَّاسَ).
Setidaknya dari ketiga alasan di atas itu menunjukkan bahwa dukhan (asap/kabut) itu sampai hari ini belum datang. Tetapi bukan berarti bahwa dukhan itu tidak ada melainkan dukhan itu tetap ada hanya saja belum datang dukhan yang telah dijanjikan sebagai salah satu dari tanda Kiamat.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

