Tanda-tanda Kiamat Yang Sudah Terjadi Bag.2

Tanda-Tanda Kiamat Yang Sudah Terjadi Bag.2

Selain dua tanda di atas ternyata masih ada tanda-tanda Kiamat yang sudah terjadi pada zaman dahulu dan itu sudah disepakati oleh para ulama. Yaitu;

3. Munculnya api di Hijaz yang menyala membubung tinggi hingga nyalanya mampu menerangi leher-leher unta di Basra.

Ya, muncul api di Hijaz ini memang pernah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sabdakan dalam haditsnya.

Tanda-tanda Kiamat Yang Sudah Terjadi Bag.2

لَا تَقُـوْمَ السَّـاعَةُ حَتَّـي تَـخْرُجَ نَارٌ مِنْ أَرْضِ الْـحِجَـازِ تُـضِيْءُ أَعْـنَاقَ الإِبِـلِ بِـبُصْـرَي.

Tidak akan terjadi Kiamat sampai keluar api di tanah Hijaz, yang akan menerangi leher unta di saerah Bashra. Hadits riwayat Bukhari no. 7118, dan Muslim no. 2902.

Padahal apabila ditarik dari sisi geografisnya ternyata antara Hijaz dengan Bashra itu amat sangat jauh sekali. Sebab Hijaz berada pada wilayah Saudi Arabia. Sedangkan Bashra berada pada wilayah Irak. Itu artinya bahwa (untuk ukuran hari ini) api yang berkobar di Arab Saudi (Hijaz) ini bisa terlihat dari negeri Irak (Bashra).

Adapun kemunculan dari apinya itu sendiri terjadi pada pertengahan abad ke tujuh Hijriyah. Tepatnya pada tahun 654 H. Karena begitu besardan tingginya bubungan api tersebut membuat banyak para ulama yang berkomentar. Di antaranya;

Imam Nawawi rahimahullah berkata “Pada masa kami, muncul api di madinah pada tahun 654 H. Apai tersebut sangat besar, muncul dari arah timur Madinah di belakang Al Harrah. Telah beredar tentangnya secara mutawatir (valid) di kalangan pendudk Syam juga negeri-negeri lainnya. Dan telah memberikan kabar kepadaku seseorang yang menyaksikannya dari penduduk Madinah”.

Ibnu Katsir rahimahullah menukil lebih dari satu orang Badui di kalangan orang Bashra bahwa mereka dapat melihat leher-leher unta dengan cahaya api yang muncul dari tanah Hijaz.

Imam Al Hafidz Syihabuddin Abu Syamah Al Maqdisi juga mengkisahkan peristiwa tersebut secara panjang lebar dalam kitabnya, Adz Dzail wa Syarhuhu. Abu Syamah AL Maqdisi menyebutkan kisahnya berdasarkan surat-surat yang datang dari Madinah ke Damaskus.

Pada malam Rabu, 3 Jumadil Akhir 654 H, terjadi gempa hebat di Madinah. Gempa itu berlangsung sampai hari Jum’at tanggal 5 Jumadil Akhir. Dalam sehari, gempa terjadi sampai sekitar sepuluh kali.

Pada tanggal 5 gempa berhenti disertai suara letusan keras seperti suara guntur. Saat itulah muncul api yang sangat besar di dekat Harrah, tidak jauh dari pemukiman Quraidhah. Jaraknya kira-kira setengah hari perjalanan dari kota Madinah.

Para pendudk dapat melihat tingginya kobaran api tersebut dengan (ukurang) tiga kali lebih tinggi dari manara yang seakan-akan menjilat-jilat angkasa. Api yang terbesar adalah letupan api sebesar gunung yang berwarna merah. Api itu menyebar membakar lembah-lembah dan perbukitan.

Namun ada yang menuturkan bahwa api tersebut tidak panas katanya, “Kami berada di rumah kami, dan seakan masing-masing rumah memiliki lentera. Meski begitu besar, namun api itu tidak terasa panas dan tidak sampai menimbulkan kebakaran. Karena api itu hanyalah salah satu di antara sekian banyak tanda-tanda kebesaran Allah”.

Dalam surat lainnya Abu Syamah menuturkan bahwa penduduk Madinah menyebutkan pada hari Jum’at itu api muncul di sebelah timur Madinah, lalu menjalar hingga menjangkau gunung Uhud, kemudian berhenti dan kembali lagi ke tempat awal kemunculannya.

Ketika api itu muncul, seluruh penduduk Madinah beramai-ramai masuk ke dalam masjid Nabawi seraya beristighfar kepada Allah. Mereka berfikir bahwa Kiamat akan tiba.

Kedahsyatan api itu terus muncul selama beberapa hari dan selalu terdengar suara letusan. Sementara matahari dan bulan tertutup seakan-akan terjadi gerhana.

Dari ketiga ulama di atas menunjukkan bahwa kemunculan api yang membubung tinggi dari Hijaz dan bubungan apinya sampai ke Bashra. Itu menunjukkan bahwa tanda Kiamat untuk yang satu ini sudah terjadi.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button