Hari Kiamat Bag.8

Hari Kiamat Bag.8

Definisi ASYRAATH (kondisi) dan tanda-tandanya.

Apabila Kiamat sudah benar-benar semakin dekat maka Allah Ta’ala pasti akan memberitahukan kepada hamba-hambaNya dengan cara memberi tanda-tanda dan ciri-ciri khusus tentang sudah begitu dekatnya Kiamat itu sendiri.

Definisi ASYRAATH (kondisi) dan tanda-tandanya

Dalam Al Qur’an, kondisi dan tanda-tanda seperti ini disebut dengan ASYRAATHUS SAA’AH (kondisi/tanda-tanda Kiamat). Sebagaimana firman Allah Ta’ala;

فَهَلْ يَنْظُرُونَ إِلا السَّاعَةَ أَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً فَقَدْ جَاءَ أَشْرَاطُهَا فَأَنَّى لَهُمْ إِذَا جَاءَتْهُمْ ذِكْرَاهُمْ.

Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari Kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari Kiamat sudah datang? Qs. Muhammad 18.

Kata (الشَّـرَطُ) dengan dua fathah, bermakna; tanda. Jamaknya أَشْـرَاطُـهَـا bermakna; tanda-tandanya. Lihat MUKHTAARUSH SHIHAAH hal 324.

Dalam kitab FATHUL BAARII disebutkan; “Yang dimaksud dengan asyraath adalah tand-tanda yang menyebabkan terjadinya hari Kiamat”. Fathul Baarii juz 13/79.

Para ulama secara aklamasi sepakat mengatakan bahwa yang dimaksud asyraath adalah aayaat (الْأَيَـاتُ) atau tanda-tanda.

Adapun aayaat (الْأَيَـاتُ) sendiri adalah suatu tanda-tanda visual yang menunjukkan pada sesuatu (yang dibutuhkan). Seperti adanya penampakan tanda-tanda visual yang ada di tengah padang pasir yang menunjukkan berkaitan dengan adanya jalan yang bisa dilalui. Atau tanda-tanda jalan yang bisa dilalui yang semakin jelas yang ada di pinggir pantai. Yakni sebuah petunjuk bagi nelayan yang sedang terombang ambing di tengah lautan oleh ombak yang besar. Atau tanda suatu jalan yang menunjukkan semakin dekatnya suatu kota; sehingga akan memudahkan bagi para musafir untuk mencapai tujuannya.

Ath Thibi berkata, “Al Aayaat (الْأَيَـاتُ); adalah tanda-tanda untuk kedatangan bagi Kiamat. Al Aayaat (الْأَيَـاتُ) itu sendiri menandakan sebagai tanda dekatnya (Kiamat) maupun sebagai tanda prosesnya yang sedang berjalan.

Karena prosesnya sendiri akan terbagi menjadi dua, pertama; munculnya Dajjal, turunnya Isa bin Maryam, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj serta seringnya terjadi bencana (bumi yang tenggelam).

Tanda kedua; munculnya dukhon (kabut), terbitnya matahari dari barat dan tenggelam ke arah timur, keluarnya binatang-binatang melata dari lubang-lubang kecil -lalu setelah keluar binatang-binatang itu langsung membesar. Sehingga binatang-binatang itu tidak bisa lagi masuk ke lubang yang tadi dia keluar-, dan munculnya api yang akan menggiring manusia kepada suatu tempat (yang sudah ditentukan Allah Ta’ala)”. Lihat FATHUL BAARII, juz 11/352.

Semoga setelah mengetahui tentang asyraathus saa’ah (tanda-tanda Kiamat) ini, umat akan tercerahkan pengetahuannya tentang Kiamat itu sendiri. Sehingga tidak lagi sedikit-sedikit percaya dengan perkataan-perkataan orang yang suka meramal. Sebab semua makhluk Allah tidak ada yang tahu kapan terjadinya kecuali Allah Ta’ala semata.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button