Hari Kiamat Bag.7
Problematika tentang gambaran datangnya Kiamat.
Bila kemarin sudah dibahas tentang larangan untuk membahas tentang kapan hari H nya Kiamat tiba. Dikarenakan takut bila sampai berlebihan dalam pembahasannya, sementara Kiamat sendiri adalah khusus rahasia Allah, yang malaikat terdekatnya saja tidak diberitahu. Begitu juga nabiNya yang terkasih saja tidak mendapatkan secuilpun info tentang itu. Apalagi manusia biasa?

Tetapi yang menjadi problem adalah adanya hadits-hadits yang diyakini sebagian manusia yang menerangkan tentang spesifikasi dari tanda-tanda hari Kiamat itu sendiri. Adapun hadits-haditsnya sendiri kebanyakan tidak shahih. Padahal sebenarnya hadits-haditsnya tidak berkaitan dengan tanda-tanda hari Kiamat itu sendiri. Maka hadits-hadits yang seperti ini tidak boleh dijadikan sandaran sehingga justru akan menggeser dari nash-nash yang jauh lebih shahih yang berkaitan dengan hari Kiamat itu sendiri. Walaupun ada hadits-hadits shahih di sana tetapi tidak bisa dijadikan sebagai sandaran yang kaitannya dengan hari Kiamat.
Adapun hadits-hadits yang batil dan dusta serta menyelisihi Al Qur’an –sebagaimana perkataan Ibnul Qayyim rahimahullah Ta’ala- yakni mengenai hadits ‘umur dunia’. Di sana disebutkan bahwa lamanya dunia tinggal tujuh ribu tahun lagi, sedangkan saat itu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sudah masuk pada tahun yang ketujuh ribu.
Makanya Ibnul Qayyim berkata, “Ini salah satu kedustaan. Sebab seandainya hadits itu benar maka setiap ulama pasti akan mengatakan bahwa saat inilah waktunya Kiamat. Padahal saat ini sedang masuk tahu dua ratus lima puluh satu Hijriyah (maksudnya ketika Ibnul Qayyim menulis bukunya ini).
Lalu apabila ditarik ke sini diketahui bahwa saat ini saja sudah masuk tahun 1442 Hijriyah. Itu artinya bahwa seharusnya usia dunia sudah habis dan sudah berlalu Kiamatnya bukan?
Jadi hadits di atas sangat bertentangan dengan firman Allah Ta’ala;
يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي لا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلا هُوَ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ لا تَأْتِيكُمْ إِلا بَغْتَةً يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ.
Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. Qs. Al A’raaf 187. Lihat AL MANAARUL MUNIIF, karya Ibnul Qayyim. hal 80.
Ternyata hadits-hadits seperti di atas begitu banyak yang membuat kebingungan di tengah-tengah kaum muslimin. Padahal sudah dijelaskan bahwa perkara hari Kiamat adalah perkara ghaib. Yang setiap muslim harus mengimaninya tetapi untuk urusan kapan waktu kejadiannya maka itulah adalah urusan Allah Ta’ala. Tidak ada satu makhlukpun yang mengetahuinya.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

