Nasehat Kematian
Kematian adalah nasehat paling “menohok”.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pernah menyampaikan bahwa pelajaran hidup paling berharga adalah sakaratul maut, kematian itu sendiri, tentang siksa kubur dan kengeriannya. Hal pasti akan dijadikan sebagai i’tibar bagi orang-orang yang berakal.
Ada seorang yang zuhud pernah ditanya tentang peringatan paling dahsyat dan berkesan bagi manusia?. Dijawab temannya, “Memperhatikan orang-orang yang sudah meninggal dunia”.

Dalam bukunya AT TADZKIRAH, imam Qurthubi memberikan deskripsinya, “Ketahuilah bahwa kematian itu merupakan perkara yang sangat menakutkan dan sangat mengerikan. Kematian (juga) merupakan minuman yang sangat busuk dan sangat tidak enak.
Sesungguhnya kematian itu menghancurkan semua kelezatan manusia, pemutus segala kesenangan dan mendatangkan banyak kesedihan. Kematian merupakan perkara yang dapat memutus urat-uratmu, mencerai beraikan otot-ototmu dan dapat memuluh lantakkan tubuhmu.
Sesungguhnya kematian merupakan peristiwa yang sangat mengerikan, peringatan yang sangat dahsyat dan keras. Sesungguhnya hari di saat manusia kedatangan kematian merupakan hari yang sangat dahsyat”. TAZKIRAH, Imam Qurthubi hal 24.
Dari perkataannya imam Qurthubi di atas setidaknya bisa berfikir lebih jernih lagi apabila ingin melakukan suatu tindak kefatalan. Bunuh diri, misalnya. Sebab ternyata bunuh diri itu tidak mampu menyelesaikan segala kecamuk dan persoalan yang sedang dihadapinya. Melainkan justru bunuh diri itu awal bencana di atas bencana.
Atau mungkin tidak mempersiapkan sama sekali. Padahal walau ditakuti dan dihindari sekalipun maka kematian itu suatu saat juga akan menjumput jua. Walaupun manusia itu dalam pengawalan yang ekstra ketat sekalipun.
أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ وَإِنْ تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَقُولُوا هَذِهِ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَقُولُوا هَذِهِ مِنْ عِنْدِكَ قُلْ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ فَمَالِ هَؤُلاءِ الْقَوْمِ لا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ حَدِيثًا.
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?. Qs. An Nisaa’ 78.
Maka hal yang paling tepat adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi kematian itu sendiri. Sebab kematian itu datangnya tidak terduga dan tidak kenal waktu. Yang pasti apabila kontraknya sudah habis maka malaikat maut segera datang!
Adapun persiapan yang paling baik adalah selalu memperbaiki iman dan amal shalih.
كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ.
Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan? Qs. Al Baqarah 28.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Lanjutan: Nasehat Kematian Bag.2
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

