Perjalanan Kematian Bag.37

Perjalanan Kematian Bag.37

Orang-orang yang terbebas dari fitnah dan siksa kubur.

Setelah membahas tentang ngeri dan pedihnya siksa kubur, serta Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam mengajarkan do’a agar kaum muslimin terhindar dari siksa kubur.

fitnah kubur

Ternyata memang benar-benar ada orang-orang yang kelak akan terbebas dari siksa kubur. Tetapi tidak sembarang orang yang ternyata bisa terbebas dari siksa kubur itu.

Adapun mereka-mereka yang terbebas dari siksa kubur itu adalah orang-orang mukmin yang memiliki amal yang luar biasa serta yang sanggup melewati ujian yang telah Allah berikan kepada mereka.

Mereka ini adalah;

  1. Para syuhada’.

Miqdaam bin Ma’di meriwayatkan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Bagi orang-orang yang syahid akan mendapatkan enam kesenangan di sisi Allah Ta’ala; diampuni dosa-dosanya sejak darahnya jatuh ke bumi, diperlihatkan tempatnya kelak di surga, dijauhkan dari siksa kubur, diberikan rasa aman ketika dibangkitkan dari kubur, diberi mahkota kemuliaan di kepalanya; yaitu permata yakut yang keindahannya melebihi dunia dan seisinya, dinikahkan dengan tujuh puluh dua bidadari, diberikan hak untuk memberi syafaat kepada tujuh puluh kerabat dekatnya”. Diriwayatkan Tirmidzi dan Ibnu Majah.

  1. Orang yang meninggal saat ribath.

Diriwayatkan dari Fudlalah bin Ubaid, dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, beliau bersabda, “Setiap mayit dipungkasi dengan amalnya kecuali orang yang meninggal di medan ribath (orang yang berjaga di perbatasan negeri Islam) di jalan Allah. Sesungguhnya amalnya tetap (akan terus) bertambah sampai hari Kiamat. Dan dia juga akan aman dari fitnah kubur”. Shahih diriwayatkan Abu Dawud, Tirmidzi dan Ahmad.

  1. Yang meninggal pada hari Jum’at.

Dalam hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Amru dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam, beliau bersabda, “Tidaklah seorang muslim yang meninggal pada hari Jum’at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur”. Riwayat Ahmad dan Tirmidzi. Lihat di AHKAAMUL JANA-IZ hal. 35.

  1. Meninggal karena sakit perut.

Dalam hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Yasar, katanya, “Saat itu saya duduk-duduk bersama Sulaiman bin Shurad dan Khalid bin Urfuthah. (Tiba-tiba) membicarakan mengenai seseorang yang meninggal karena sakit perut. Lalu keduanya (Sulaiman bin Shurad dan Khalid bin Urfuthah) berkeinginan untuk melihat jenazahnya. Lalu salah seorang dari kedua berkata kepada yang lainnya, “Bukankah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pernah bersabda, “Barangsiapa yang meninggal dunia karena sakit perutnya maka sekali-kali dia tidak akan disiksa dalam kuburnya”.

Lalu yang lain menimpalinya, “Iya benar (Rasulullah pernah bersabda seperti itu”. Pada riwayat lain disebutkan, “Benar kamu”. Diriwayatkan Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad dalam Masnadnya. Lihat AHKAAMUL JANAA-IZ hal. 38.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button