Perjalanan Kematian Bag.10

Perjalanan Kematian Bag.10

Malaikat memberikan kabar gembira dan ancaman.

Kabar-kabar tentang para malaikat memberikan kabar gembira bagi kaum muslimin dengan ampunan dan keridlaan Allah. Serta penyampaian kabar buruk kepada orang-orang kafir maupun para pelaku kemaksiatan dengan kemurkaan Allah Ta’ala itu ternyata bukan sekedar isapan jempol saja. Melainkan memang banyak didapatkan nash-nash dari Allah Ta’ala dalam Al Qur’an.

Perjalanan Kematian


إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنزلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلا تَخَافُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ. نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْوَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ. نزلا مِنْ غَفُورٍ رَحِيمٍ.

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Qs. Fushshilat 30-32.

Ketiga ayat di atas sangat jelas sekali bahwa orang-orang mukmin itu selalu mendapatkan ampunan dan keridlaan Allah Ta’ala. Walaupun mungkin saat hidupnya di dunia mereka mengalami kesusahan dalam hidupnya.

Tetapi ketika menjelang ajalnya justru para malaikat memberikan kabar gembira kepada setiap muslim dengan ampunan dan keridlaan Allah Ta’ala. Yaitu dengan dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.

Para ulama ahli tafsir –di antaranya Mujahid dan As Sa’di- berpendapat bahwa apabila semasa hidupnya si muslim itu berwali kepada Allah Ta’ala maka selama itu pula Allah Ta’ala juga akan berwali –membela, mencintai dan berpihak- kepada si muslim itu. Sebagaimana firmanNya, نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ (Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat).

Tetapi sangat berbeda dengan orang-orang kafir dan fajir (pelaku kemaksiatan). Di saat mereka sedang menjemput ajal, justru para malaikat ini memberinya kabar yang buruk dan ancaman kemurkaan Allah Ta’ala kepada para orang-orang kafir dan para pelaku maksiat ini.

إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنْتُمْ قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الأرْضِ قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوا فِيهَا فَأُولَئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَسَاءَتْ مَصِيرًا.

Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?”. Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)”. Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?”. Orang-orang itu tempatnya neraka Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali. Qs. An Nisaa’ 97.

Sebagaimana yang diriwayatkan imam Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhu tentang sebab turunnya ayat di atas. Bahwa ada kaum muslimin yang tidak mau hijrah. Kemudian ketika terjadi perang Badar, mereka dipaksa ikut ke dalam barisan kaum musyrikin Quraisy memerangi Rasulullah dan para sahabat. Lalu di antara mereka ad ayang mati terbunuh pada peperangan itu. Dan di situlah para malaikat mengkabarnya tentang neraka untuk mereka.

Pada ayat yang disebutkan,

وَلَوْ تَرَى إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُوا الْمَلائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ. ذَلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيكُمْ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلامٍ لِلْعَبِيدِ.

Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar”, (tentulah kamu akan merasa ngeri). Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya, QS. Al Anfaal 50-51.

Maka jagalah keimanan agar kelak ketika ajal menjemput para malaikat memberi kabar yang baik, surga.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button