Islam Agama Solutif Bag.3
Keinginan untuk memiliki sesuatu itu juga menjadi hal yang lumrah. Dan Islam sangat menghargai pada tiap manusia yang memiliki keinginan untuk memiliki. Hanya saja Islam telah memberikan aturan berkaitan dengan keinginan untuk memiliki sesuatu itu. Yang kemudian di dalam bahasa syariat disebut dengan MUAMALAH.

Nah dalam muamalah ini Islam telah memberi rambu-rambu secara jelas dan tegas; kejujuran, transparansi dan larangan berbuat dhalim terhadap sesama manusia atau bahkan sesama muslim.
Sebab apabila prinsip-prinsip muamalah dalam Islam itu diabaikan maka yang ada adalah kecurangan terhadap orang lain dan ingin yang terbaik untuk dirinya sendiri.
Oleh karenanya Allah jauh-jauh hari telah memperingatkan dalam firmanNya;
وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ. الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ. وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ.
Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. Qs. Al Muthaffifiin 1-3.
Dan semua tahu bahwa kecurangan itu akan merugikan orang lain, walaupun secara kasat mata sangat menguntungkan diri sendiri. Tetapi apabila hal itu bersifat terus menerus dan berkelanjutan maka akan menjadi tidak bagi bagi dirinya juga.
Oleh karena itu Islam mengatur agar selalu berbuat adil dan tidak curang. Agar tidak merugikan siapa saja.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ وَلا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلا تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ.
Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Qs. Al Maidah 8.
وَلا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّى يَبْلُغَ أَشُدَّهُ وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ لا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلا وُسْعَهَا وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَى وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُوا ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil kendati pun dia adalah kerabat (mu), dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat. Qs. Al An’aam 152.
Bahkan seandainya sesuatu itu sudah dimiliki secara sah dan adil menurut ketentuan Islam maka tetap saja Islam masih mengingatkan tentang sosial. Yaitu zakat atau sedekah. Tujuannya untuk apa?
Agar kita peduli terhadap sesama.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

