Luqman Bag.4

Nasihat Luqman Kepada Anaknya Bag.4

وَوَصَّيْنَا الإنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ.

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. Qs. Lukman 14.

Nasihat Luqman Kepada Anaknya

Ini adalah poin ketiga dari pendidikan Lukman kepada anak didiknya.

Ibnu Katsir mensitir dari perkataannya Mujahid, dalam kitab tafsirnya, “Yang dimaksud dengan وَوَصَّيْنَا الإنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ (Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah) adalah karena begitu beratnya. Yang setiap hari bertambah semakin berat”.

Sedangkan Qatadah dan Atha’ Al Khurasani menambahkan bahwa (seorang ibu) semakin hari semakin besar bayi dalam kandungannya maka semakin lemahlah tubuhnya.

وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ (dan menyapihnya dalam dua tahun), Ibnu Katsir berkata: “Mendidiknya dengan penuh kasih sayang selain menyusuinya selama dua tahun”.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala;

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ

Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Qs. Al Baqarah 233.

Dari sini kemudian Ibnu Abbas dan para ulama mengambil kesimpulan bahwa seorang ibu (lama) kehamilan paling cepat adalah enam bulan. Hal itu diambil dari firman Allah Ta’ala yang lain dari ayatNya:

وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلاثُونَ شَهْرًا

Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan… Qs. Al Ahqaaf 15.

Dari sini Allah Ta’ala mengingatkan tentang pengorbanan seorang ibu mulai dari capek dan beratnya di saat mengandung serta lelahnya yang selalu setia ‘melayani’ keperluan anaknya yang masih bayi siang malam. Hal itu agar kelak sang anak berbuat baik (berbakti) kepada kedua orang tuanya, terkhusus ibunya. Setidaknya mendoakan untuk keduanya.

وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. Qs. Al Israa’ 24.

أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ.

Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. Qs. Lukman 14.

Jadi seseorang belum bisa dikatakan bisa bersyukur kepada Allah apabila dia belum bisa berbuat baik (birrul walidain) kepada kedua orang tuanya. Dan dari situ pulalah Allah akan menilaimu.

Subhaanallah. Begitu dalamnya Lukman dalam mendidik anak-anak didiknya.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

Lanjutan: Nasihat Luqman Kepada Anaknya Bag.5

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button