Masyarakat Rusak Karena 3 Hal Bag.3

Masyarakat Rusak Karena 3 Hal Bag.3

Penggalan ayat di atas berbunyi; وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri.

Kata lumuz (لَـمْـزٌ) dan humazah (هُـمَزَةٌ) ; kedua kalimat itu menjadi perhatian Allah yang disorot dalam kitabNya. Kata lumuz yang berarti pengucapan aib (celaan) dalam bentuk lisan, sedangkan humazah bermakna pengucapan aib (celaan) dalam bentuk non lisan. Seperti dengan tangan, bibir, isyarat mata atau yang lainnya.

masyarakat rusak karena 3 hal

Lumuz pengucapan celaannya di depan orangnya sedangkan humazah mencelanya tidak di depan orangnya alias di belakang orangnya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala;

وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ

Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela. Qs. Al Humazah 1.

وَلا تُطِعْ كُلَّ حَلافٍ مَهِينٍ. هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ. مَنَّاعٍ لِلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ. عُتُلٍّ بَعْدَ ذَلِكَ زَنِيمٍ.

Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah, yang sangat enggan berbuat baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa, yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya. Qs. Al Qolam 10-13.

وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ (dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri), Allah Ta’ala di ayat ini telah memperingatkan agar mencela saudara seiman. Sebab apabila dia mencela pada dasarnya dia telah mencela dirinya sendiri.

Barangsiapa yang membuka aibnya kaum muslimin maka pada dasarnya dia telah membuka aibnya sendiri. Bukankah antara kaum muslimin yang satu dengan yang lainnya ibarat satu tubuh?

مَـثَلُ الْـمُؤْمِـنِيْنَ فِى تَـوَادِهِـمْ وَتَـرَاحُمِـهِمْ وَتَـعَاطُفِـهْمْ كَـمَثَـلِ الْجَـسَدِ الْوَاحِـدِ. إِذَا اشْـتَكَى مِنْـهُ عَـضْوٌ تَـدَاعَى لَـهُ سَائِـرُ الْجَـسَدِ بِالـسَّهْـرِ وَالْـحُـمَى.

Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling kasih mengasihi, mencintai dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh lainnya sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga dan panas (turut merasakan sakit). Diriwayatkan imam Bukhari dalam Shahihnya. Lihat SHAHIHUL JAAMI’ ASH SHAGHIR 5849.

Dengan tidak mudah mencela ataupun menghardik serta membuka aib saudaranya maka hal itu akan menghidupkan rasa persaudaraan yang erat diantar sesama kaum muslimin.

Sebaliknya apabila sikap mencela, merendahkan dan membuka aib kaum muslimin terus dipupuk maka tidak menutup kemungkinan rahmat dan barakah Allah tidak akan turun pada kaum tersebut.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor terlengkap. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button