Pendidikan Para Sahabat Bag.4

Pendidikan Para Sahabat Bag.4

3. Pondasi yang kuat, aqidah.

Maksudnya adlah bahwa dalam membina para sahabat, Rasulullah selalu lebih mengedepankan aqidah terlebih dahulu. Baru kemudian syariat mengiringi. Hal itu dibuktikan dengan surat-surat yang turun selama di Makkah (disebut dengan Makiyyah).

Dalam kurun waktu tiga belas tahun itu ayat-ayat Allah turun lebih menekankan pada hal-hal yang berkaitan dengan kilamat tauhid (لا اله الا الله).

Di sana menerangkan tentang aqidah agar bisa masuk ke dalam lubuk hati para sahabat. Karena memang agama ini bisa tegak hanya di atas pondasi (لا اله الا الله). Adapun semua syariat, hukum dan yang lainnya akan bisa tegak apabila pondasi tauhid uluhiyah ini sudah terbangun.

pendidikan para sahabat nabi

Karena agama ini ibarat sebuah pohon besar; akarnya menghunjam jauh ke dalam perut bumi sedangkan cabangnya menjulang ke atas langit.

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ.

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Qs. Ibrahim 24.

Sebab dengan akarnya yang menghunjam ke perut menunjukkan bahwa pohon ini sangat sulit untuk dicabut. Iyu maknanya bahwa dengan aqidah yang kuat maka para sahabat sangat kokoh dengan agamanya.

Sedangkan cabangnya yang menjulang tinggi ke langit, maknanya bahwa agama ini benar-benar bisa memberikan keteduhan terhadap siapa saja yang kepanasan di siang hari, hingga sanggup juga memberikan angin kesegaran.

تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا وَيَضْرِبُ اللَّهُ الأمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ.

pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Qs. Ibrahim 25.

Hal itu sangat berbeda dengan orang yang aqidahnya dangkal. Maka dia akan mudah dibeli apabila melihat dunia.

وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِنْ فَوْقِ الأرْضِ مَا لَهَا مِنْ قَرَارٍ.

Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun. Qs. Ibrahim 26.

Sungguh suatu kenikmatan luar biasa sebenarnya bila Allah telah memberikan kalimat tauhid ke dalam sanubari kita.

يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ.

Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang dzalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki. Qs. Ibrahim 27.

Wallahu a’lam

Oleh: Abu Ibrahim

Pendidikan Para Sahabat Bag.5

leader permadani alhidayat karpet
Call Now Button