Ibrahim Mencari Tuhan Bag.2
Tidak bisa dibayangkan, seseorang yang sedang mencari tuhan. Lalu ketika melihat alam kemudian seorang Ibrahim mengkira-kira bahwa sana ada tuhannya. Mulai dari bintang-bintang yang bertebaran di langit, bulan dan terakhir matahari.

Walau begitu Ibrahim sudah mengambil kesimpulan besar bahwa Ibrahim tidak suka dengan hal-hal yang nisbi. Yakni sebentar hadir sebentar hilang.
Tetapi anehnya, walaupun saat itu Ibrahim belum menemukan tuhannya namun Ibrahim sudah berani menyimpulkan bahwa semua yang dilakukan Azar, bapaknya, dan kaumnya adalah salah dengan mengatakan kepada kaumnya; يَا قَوْمِ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَ. (“Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan).
Justru dengan kesimpulan dan sikap seperti itulah Ibrahim semakin yakin bahwa tuhannyalah yang menciptakan langit dan bumi.
إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ.
Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. Qs. Al An’aam 79.
Ibnu Katsir berkata: “Sesungguhnya aku (Ibrahim) hanya menyembah sang Maha Pencipta segala sesuatu, yang Maha Mengatur segalanya”.
Dan karena tindakannya yang lurus itulah akhirnya Allah angkat Ibrahim nabi dan rasulNya.
Bahkan Allah juga memujinya dengan beberapa dalam firmanNya.
Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan). (lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah, Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang shaleh. Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif.” dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. Qs. An Nahl 120-123.
Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik”. Qs. Al An’aam 161.
Maka bila ingin menjadi orang yang lurus ya ikutilah Ibrahim ‘alaihi salam. Insya Allah pasti selamat.
Wallahu a’lam
Oleh: Abu Ibrahim

