1. Jauh dari keteladanan orang-orang shalih
Pada era tahun 80-an, anak-anak SMP dan SMA di sore hingga malam jarang sekali terlihat nongkrong-nongkrong di pinggir jalan. Tetapi yang ada mereka justru pada membantu orang tuanya masing-masing. Baik mencari rumput untuk ternaknya, memasak (bagi wanita), mencari kayu di kebun-kebun atau di hutan, atau kegiatan lainnya yang sifatnya membantu orang tuanya masing-masing. Dan jika malam hari (terutama setelah maghrib) kebanyakan mereka pada mengaji di rumah-rumah kyai.
Tradisi itu dengan berjalannya waktu semakin pudar setelah televisi masuk ke desa-desa. Sebab sejak masuknya televisi maka orang yang dijadikan panutan menjadi bergeser; dari orang tua ke para artis. Apa lagi sekarang, ketika zaman yang lompatan ke-modernisasinya begitu cepat. Sehingga para pemuda (bahkan orang tua) mulai bergeser juga panutannya.

Dan dari situ muncullah berbagai fenomena buruk yang terjadi di tengah-tengah masyarakat secara umum. Yaitu degradasi moral (dan iman)!
Jadi degradasi moral dan menurunnya iman itu disebabkan dekatnya mereka pada idola orang-orang kafir dan semakin jauhnya mereka dari keteladanan orang-orang shalih.
Padahal Allah Ta’ala berfirman:
لَقَـدْ كَانَ لَكُـمْ فِى رَسُوْلِ اللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَـرْجُوْا اللهَ وَالْيَـوْمِ الْآخِرَ وَذَكَـرَ اللهَ كَـثِيْـرًا.
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Qs. Al Ahzaab 21.
Dan itu terbukti ketika pada masa gemilangnya Islam, keimanan kaum muslimin terjaga. Sebab mereka masih menteladani orang-orang shalih dari kalangan sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in.
Bukankah tiga generasi awal itu adalah sebaik-baik generasi? Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam:
خَيْـرُ النَّسِ قَرْنِي ثُـمَّ الَّذِيْـنَ يَـلُوْنَـهُمْ ثُـمَّ الَّذِيْـنَ يَـلُوْنَـهُـمْ.
“Sebaik-baik manusia ialah generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya”. Hadits shahih riwayat Bukhari no. 3651 dan Muslim no. 2533.
Oleh karena itu sudah bisa dipastikan bahwa siapapun dia jika sudah menjauh dari menteladani orang-orang seperti Rasulullah dan tiga generasi awal maka keimanannya pasti akan menurun.
Wallahua’lamu bish shawaab
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
