Indikasi Lemah Iman Bag.13

Kira-kira adalah suatu penyakit.

Meskipun pelakunya selalu beralasan untuk ini dan itu.Tetapi kenyataannya dia sama sekali tidak pernah bersedekah kecuali sangat sedikit dan itupun terpaksa. Atau beralasan, “Kita kumpum-kumpulkan dananya dulu nanti kalau sudah banyak baru kita akan sedekah”.

Sungguh ini tidak akan pernah terjadi. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

لَا يَـجْتَـمِعُ الشُّحُّ وَالْإِيْـمَـانُ فِي قَلْبِعَبْدٍ أَبَدًا.

“Selamanya penyakit kikir dan keimanan itu tidak akan mungkin dapat bersatu dalam hati seorang hamba”. Riwayat Bukhari dalam Al Adabul Mufrad no. 281 dan An Nasaa’i no. 3110 dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu.

Kenapa begitu?Sebaba da bahaya dan dampak dari penyakit kikir terhadap jiwa seseorang, sebagaimana Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam jelaskan dalam sabdanya:

إِيَّـاكُـمْ والشُّحُّ، فِـإِنَّـمَا هَلَكَ مَنْقَبْلَكُـمْ بِالشُّحِّ أَمَرَهُـمْ بِالْبُـحْلِ فَبَـخَلُوْا وَأَمَرَهُـمْبِالْقَطِيْـعَةِ فَـقَطَـعُوْا وَأَمَرَهُـمْ بِالْفُـجُوْرِ فَـفَجَـرُوْا.

“Waspadalah kalian terhadap keserakahan! Karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian telah binasa karena keserakahan. Mereka diperintahkan untuk bakhil, maka merekapun bakhil. Mereka diperintahkan untuk memutus tali silaturahim, maka mereka pun memutus tali silaturahim. Mereka diperintahkan untuk berbuat maksiat, maka mereka pun berbuat maksiat”. Riwayat Abu Daud no.1700, Ahmad no. 6487, Abu Daud Ath Thayalisi no. 2272, Ibnu Hibban no. 5176.

kikir dan beriman dual hal yang berbeda

Sebenarnya sikap kikir itu akan merugikan diri sendiri; baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, maka banyak orang yang sebenarnya menjauhi orang-orang yang kikir. Tetapi jika ada yang mendekat ketahuilah bahwa sebenarnya mereka mendekat itu karena ‘sangat membutuhkan’ dananya. Entah mereka butuh pekerjaan, yang akhirnya dengan terpaksa mendatanginya dikarenakan sudah tidak ada pekerjaan selain ke tempatnya. Ini misal.

Adapun di akhirat, tentu orang yang kikir tidak punya simpanan. Sebab dia sama sekali tidak pernah infak, atau sedekah, atau zakat.Dan yang terpenting lagi bahwa
sebenarnya Allah sendiri telah menyinggung masalah kikir/pelit ini di Al Qur’an: Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan(hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapayang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. DanAllah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu(ini). Qs. Muhammad 38.

Wallahua’lamu bish shawaab

InsyaAllah berlanjut.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button