Indikasi Lemah Iman Bag.9

Ini adalah peringatan bagi orang-orang yang sama sekali tidak marah ketika melihat hal-hal yang diharamkan Allah ternyata justru diremehkan orang. Sebab setidaknya kalau melihat seseorang; dia termasuk golongan yang mana; apakah termasuk orang yang marah ketika melihat kemungkaran dia diam saja atau justru dia akan marah besar ketika larangan-larangan diremehkan. 

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: 

تُـعْرَضُ الْفِـتَنُ عَـلَى الْقُلُوْبِ كَالْحَـصِيْرِ عُوْدًا عُوْدًا، فَـأَيُّ قَـلْبٍ أُشْرِبَـهَـا، نُـكِتَ فِيْـهِ نُـكْـتَـةٌ سَوْدَاءُ، وَأَيُّ قَـلْبٍ أَنْـكَـرَهَـا، نُكِـتَ فِيْـهِ نُـكْـتَـةٌ بَـيْـضَـاءُ. 

“Ujian demi ujian dihadapkan kepada hati manusia, bagaikan orang yang tidur di atas tikar anyaman sehingga meninggalkan bekas anyaman tikar tersebut pada badannya. Hati siapa pun yang dimasuki oleh sebuah ujian tersebut, niscaya akan muncul padanya satu titik noda hitam. Sebaliknya, hati siapa pun yang menolak ujian tersebut merasuki hatinya, niscaya di dalam hatinya akan muncul satu titik noda putih ,,,”. 

4 bulan haram

Sampai akhirnya hati manusia akan menjadi sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pada kelanjutan hadits tersebut: 

حَـتَّى تَـصِيْـرَ عَـلَى قَـلْبَـيْنِ، عَـلَى أَبْـيَضَ مِثْـلِ الصَّفَـا فَلَا تَـضُـرُّهُ فِتْـنَـةٌ مَا دَامَتِ السَّمَـاوَاتُ وَالْأَرْضُ، وَالْآخَرُ أَسْوَدُ مُرْبَـادًا كَالْكُـوْزِ مُـجَخِّـيًـا لَا يَعْـرِفُ مَعْرُفًا، وَلَا مُنْـكَـرًا، إِلَّا مَا أُشْـرِبَ مِنْ هَوَاهُ. 

“Sehingga hati manusia terbagi menjadi dua golongan hati. Golongan pertama adalah ahti yang putih bersih bagaikan kaca bening, sehingga ujian apa pun tidak akan membahayakannya selama masih ada langit dan bumi. Golongan kedua adalah hati yang hitam bagaikan wajan yang terbalik, yang tidak lagi mengenali perkara yang ma’ruf dan tidak pernah mengingkari perkara yang mungkar, kecuali apa yang diinginkan oleh hawa nafsunya”. Riwayat Muslim no. 144, Ahmad no. 23280, 23440, 23412, Al Bazzar no. 2844, Abu ‘Awanah no. 143, 144, 145, Al Baghawi dalam Syarh As Sunnah no. 4218, dan Abu Nu’aim dalam Hilyatu Al Auliya’ dari Hudzaifah ibnul Yaman radliyallahu ‘anhu.  

Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah mencampakkan ketakutan ke dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai pandangan. Qs. Al Hasyr 2. 

Wallahu a’lamu bish shawaab. 

InsyaAllah berlanjut.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button