Indikasi Lemah Iman Bag.4

Selain bermalas-malasan dalam beramal shalih, salah satu dari indikasi dari lemahnya iman adalah selalu menunda-nunda dalam beramal dan beribadah. Di antaranya ibadah umrah dan haji. Padahal saat itu dirinya dalam keadaan mampu; baiksecara fisik maupun finansial keuangannya. Jangankan untuk umrah dan haji, berangkat ke masjid saja masih sering menunda-nunda dengan berbagai alasan yang sebenarnya alasannya sendiri (boleh dibilang) tidak masuk akal. Seperti; masjidnya jauh, imamnya melakukan kesalahan, takmirnya begini dan begitu dan seterusnya.

Padahal disana Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam hanya menyuruh agar mendatangi panggilan adzan untuk shalat. Di sana tidak disebutkan ciri-ciri tertentu yang harus dipenuhi. Dan andaipun itu ada kekurangan maka hal itu sebenarnya tidak mengurangi dari syarat sahnya shalat jamaah.

Ingatlah bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

لَا يَـزَالُ قوْمٌ يَـتَـأَخَّـرُوْنَ عَـنِ الصَّفِّالْأَوَّلِ حَتَّى يُـؤَخِّـرُهُـمُ اللهُ فِى النَّـارِ.

“Suatukaum senantiasa menunda-nunda untuk mendatangi shaf pertama, sampai akhirnyaAllah pun menunda-nunda mereka di dalam neraka”. Riwayat Abu Daud no. 6679. Abdurrazzaq dalam Al Mushannaf no.2453, Ibnu Khuzaimah no. 1559, Ibnu Hibban no. 2156, dan Al Baihaki dalam AsSunan Al Kubra, dari ‘Aisyah radliyallahu ‘anhuma.

Cobalah dibayangkan hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam di atas. Yakni seandainya Allah menunda mengangkat diri ini dari api neraka. Lalu bagaimana sakit dan sengsaranya di neraka?!

AbuThalib saja yang mendapatkan siksa berupa batu kerikil dari neraka yang kemudian diletakkan di telapak kakinya Abu Thalib, karena saking panasnya hingga otaknya mendidih. Bukankah ini sangat mengerikan? Lalu bagaimana jika Allah menunda untuk diangkat dari api neraka? Maka janganlah menunda-nunda dishaf peretama dalam kebaikan dan shalat.

Juga jangan sampai tidak ada perasaan penyesalan ketika ketiduran hingga pagi hari,sehingga meninggalkan shalat malam yang sudah menjadi kebiasaan para salafushshalih. Terkhusus yang menjadi ‘kewajiban’ para generasi awal Islam.

Sebab shalat di malam hari itu meskipun tidak diwajibkan- tetapi nilainya sangat luar biasa sekali. Bukankah para sahabat generasi awal Islam; mereka telah menorehkan tinta emasnya dalam sejarah Islam? Sungguh tidak mereka sama sekalitidak pernah meninggalkan shalat di waktu malam. Sebab di waktu malam adalah waktu yang sangat tepat ketika seorang hamba mengadu kepada Robbnya.

Dan pantulan energi positif dari shalat malam itu sangat laur biasa!

Wallahua’lamu bish shawaab.

InsyaAllah berlanjut.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button