A.Dari gambaran di atas setidaknya sudah dapat terbaca bahwa ketika seseorang hendak taubat, setan pasti tidak terima. Lalu setan membisiki dalam hatinya dengan mengatakan bahwa dirinya merasakan kerasnya hatinya.
Ada yang mengatakan,“Belum merasakan nikmatnya iman”. “Belum merasakan nikmatnya beribadah”, sehingga ‘belum kecanduan’ dalam beribadah atau ingin mengulang-ulang terusibadahnya, dan seterusnya. Bahkan ada yang beranggapan bahwa dosa dirinya sudah begitu menggunung sehingga rasanya tidak mungkin untuk bertaubat.
Sungguh inilah sebenarnya fenomena lemahnya iman. Sebab, bukankah dahulu ada seseorangyang telah membunuh sampai seratus orang tetapi dia masuk surga?Juga ada seorang pelacur yang kehausan lalu dia masuk ke dalam sumur untuk menagmbilair agar bisa diminum. Lalu ketika dia melihat yang ternyata di atas (sumur)ada seekor anjing yang juga kehausan. Kemudian dia ambilkan air dengan memakaisepatunya. Dan kemudian dikatakan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salambahwa wanita pelacur itu masuk surga? Lalu bagaimana seharusnya?

Ketahuilah bahwa orang-orang yang takut bertaubat karena berbagai alasan itu sebenarnyamenunjukkan bahwa hatinya sedang lemah. Itu maknanya bahwa orang tersebutsedang mengalami sakit pada hatinya (bukan sakit karena dipukul atau disakitisecara mental maupun fisik).
Untuk lebih memudahkan dalam membahas masalah penyakit hati ini alangkah lebihbaiknya bila melihat sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam berikut ini:
إِنَّـمَـا سُـمِيَ الْقَلْـبُ مِنْ تَـقَلُّـبِهِ،إِنَّمَـا مَثَلُ الْقَلْـبِ كَـمَثَـلِ رِيْشَـةٍ مُـعَلَّـقَةٍ فِى أَصْلِشَجَـرَةٍ تُـقَـلِّبُـهَـاالرِّيْـحُ ظَهْـرًا لِبَـطْنٍ.
“Sesungguhnya orang tubuh itu dinamakan qalb (hati) karena dia senantiasa berbolak-balik (yaitu berubah-ubah dengan cepat). Sesungguhnya perumpamaan hati itu bagaikan selembar bulu yang digantungkan pada sebatang pohon, kemudian dia dibolak balikkan oleh hembusan angin”. Riwayat Ahmad no. 19661.Pada riwayat lain disebutkan:
مَثَـلُ الْقَـلْبِ كَـمَثَـلِ رِيْـشَةٍ بِـأَرْشِ فَلَاةٍتُـقَلِّـبُهَـا الرِّيْحُ ظَهْـرًا لِبَـطْنٍ.
“Perumpamaan hati itu bagaikan selembar bulu yang berada di tanah lapang, kemudian dia dibolak-balikkan oleh hembusan angin”. Riwayat Ibnu Abi Ashim dalam Kitab As Sunnah no. 227 dari Abu MusaAl Asy’ari radliyallahu ‘anhu dengan sanad shahih.
Wallahua’lamu bish shawaab.
InsyaAllah bersambung.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
