Akhlak Para Salaf Bag.51

Berpacu dalam taqarrub kepada Allah.

Salah satu dari tanda sehatnya hati seseorang adalah dia tawadhu’ dan selalu bertaqarrub (selalu mendekatkan diri) kepada Allah. 

تِـلْكَ الدَّارُ الآخِرَةُ نَـجْعَـلُهَـا لِلَّـذِيْـنَ لَا يُـرِيْـدُوْنَ عُـلُوًّا فِى الْأَرْضِ وَلَا فَـسَادًا، وَالْعَـاقِبَـةُ لِلْـمُتَّـقِيْـنَ. 

Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa. Qs. Al Qashash 83. 

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: 

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّـةَ مَنْ كَانَ فِى قَلْبِـهِ مِثْـقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْـرٍ. قَالَ رَجُلٌ: إِنَّ الرَّجُلَ يُـحِبُّ أَنْ يَكُوْنَ ثَـوْبُـهُ حَسَنًـا وَنَـعْلُـهُ حَسَـنَـةً. قَالَ: إِنَّ اللهَ جَمِيْـلٌ يُـحِبُّ الْجَـمَالَ، الْكِبْـرُ بَـطَرُ الْحَقِّ وَغَـمْطُ النَّـاسِ. 

“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari kesombongan”. 

Seorang laki-laki bertanya, “Sesungguhnya laki-laki menyukai baju dan sandalnya (yang) bagus (apakah ini termasuk kesombongan)?”. 

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia”. Riwayat Muslim. 

taqorrub kepada Allah

Sesungguhnya antara tawadhu’ dan taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah itu sangat berseberangan dengan kesombongan.  

Orang yang tawadhu’ dan selalu bertaqarrub kepada Allah bisa dipastikan dia orang yang rendah hati terhadap manusia. Sedangkan orang yang sombong, sebagaimana yang disampaikan Rasulullah shalallahu ‘alaiihi wa salam di atas, dia pasti dan selalu merendahkan manusia. Apalagi bila memang secara kasat mata status sosialnya terlihat rendah maka orang seperti ini pasti akan direndahkan oleh orang-orang yang suka menyombongkan diri.  

وَعِـبَادُ الرُّحْمَنِ الَّذِيْـنَ يَـمْشُوْنَ عَـلَى الْأَرْضِ هَوْنًـا وَإِذَا خَاطَبَـهُمُ الْجَاهِلُوْنَ قَالُوْا سَلَامًـا. 

Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu, (Yaitu) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Qs. Al Furqan 63. 

Wallahu a’lamu bish shawaab. 

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button