21. A. Upaya agar tidak menjadi munafik.
Sesungguhnya sifat orang-orang mukmin itu banyak, salah satunya sebagaimana yang difirmankan Allah Ta’ala;
التَّـائِبُـوْنَ الْعَابِدُوْنَ الْحَامِدُوْنَ السَّائِـُحُوْنَ الرَّاكِـعُوْنَ السَّاجِدُوْنَ الْأَمِرُوْنَ بِالْمَعْـرُوْفِ وَالنَّـاهُوْنَ عَـنِ الْمُـنْكَـرِ وَألْحَافِـظُوْنَ لِـحُدُوْدِ اللهِ، وَبَـشِّـرِ الْمُؤْمِنِـيْنَ.
Mereka itulah orang-orang yang bertaubat, yang beribadah, yang memuji (Allah), yang melawat, yang rukuk, yang sujud, yang menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah berbuat mungkar dan memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu. Qs. At Taubah 112.
Juga dalam surat Al Mukminun berikut ini:
قَدْ أَفْلَـحَ الْمُؤْمِنُوْنَ. الَّذِيْـنَ هُـمْ فِى صَلَاتِـهِمْ خَاشَعُوْنَ. وَالَّذِيْـنَ هُـمْ عَنِ اللَّغْـوِ مُعْرِضُوْنَ. وَالَّذِيْـنَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَـاعِـلُوْنَ. والَّذِيْـنَ هُـمْ لِفُـرُوْجِـهِـمْ حَافِـظُوْنَ. إِلَّا عَـلَى أَزْوَاجِـهِـمْ أَوْ مَامَـلَكَتْ أَيْـمَـانِـهِـمْ غَـيْرُ مَلُوْمِـيْنَ. فَـمَنِ ابْـتَـغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَـأُوْلَـئِكَ هُـمُ الْعَـادُوْنَ. وَالَّذِيْـنَ هُـمْ لِأَمَـانَـاتِـهِـمْ وَعَـهْدِهِـمْ رَاعُوْنَ. وَالَّذِيْـنَ هَـمْ عَـلَى صَلَوَاتِـهِمْ يُـحَـافِـظُوْنَ. أَوْلَـئِكَ هُـمُ الْوَارِثُـوْنَ. الَّذِيْـنَ يَـرِثُـوْنَ الْفِرْدَوْسَ هُـمْ فِيْـهَـا خَالـدُوْنَ.
Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. Dan orang-orang yang menunaikan zakat. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi. (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. Qs. Al Mukminun1-11.

Ya, mereka adalah orang-orang yang suka bertaubat, suka beribadah (namun tetap mengikuti atau sesuai dengan yang diajarkan Allah dan rasul-Nya), yang suka memuji Allah, ketika berjalan di muka bumi selalu bisa mengambil pelajaran, suka rukuk dan sujud (shalat), menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari perbuatan mungkar, dan selalu menegakkan hukum-hukum Allah.
Sungguh dipertanyakan ketika ada orang yang hendak menegakkan hukum Allah namun ada orang lain yang tersinggung dengan alasan yang dibuat-buat namun seakan masuk akal. Padaha ayatnya sudah jelas bahwa cirinya ya salah satunya selalu menegakkan hukum-hukum Allah.
Selain itu ciri berikutnya adalah khusyu’ dalam shalatnya, meninggalkan perbuatan yang tidak berguna, menunaikan zakat, menjaga kemaluannya, amanah dan lain-lain.
Jadi itulah ciri-ciri orang-orang mukmin. Lalu bagaimana bila berseberangan ciri-cirinya?
Ya jelas apabila berseberangan ya tentu munafik setidaknya atau bahkan kafir.
Insya Allah berlanjut.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
