Akhlak Para Salaf Bag.14 Bag.b

Ketiga: Pengagungan syiar makaniah (tempat). 

Yang dimaksud dengan syiar makaniah adalah tempat-tempat tertentu yang dijadikan sebagai syiar Islam yang harus diagungkan. Di antaranya tiga masjid seperti yang tertera pada ayat berikut ini; 

وَإِذْ جَعَـلْـنَـا الْبَـيْـتَ مَثَـابَـةً لِّـلنَّـاسِ وَأَمْـنًـا وَاتَّـخِذُوْا مِن مِـقَـامِ إِبْـرَاهِيْـمَ مُصَـلَّى، وَعَـهِدْنَـآ إِلَى إِبْـرَاهِيْـمَ وَإِسْـمَـاعِيْـلَ أَن طَهِّـرَا بَيْـتِـيَ لِلطَّـائِـفِيْـنَ وَألْعَـاكِفِـيْـنَ وَالرُّكَّـعِ السُّـجُوْدِ. 

Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah ini (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf; yang i’tikaf, yang ruku’ dan sujud”. Qs. Al Baqarah 125. 

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi manusia dari jalan Allah dan Masjidil Haram yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara dzalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih. Qs. Al Hajj 25. 

Sementara pada beberapa hadits disebutkan; 

Dari Jabir bin Abdillah radliyallahu ‘anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Shalat di masjidku (masjid Nabawi) lebih utama daripada seribu shalat di masjid lainnya selain Masjidil Haram. Shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada seratus ribu di masjid lainnya”. Riwayat Ahmad, 3/343 dan Ibnu Hibban no. 1406. 

tempat syiar islam

Dari Mu’awiyah radliyallahu ‘anhu, dia berkata, “Barangsiapa shalat di masjid Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, maka sungguh akuk pernah mendengar beliau bersabda, ‘Shalat di masjidku (masjid Nabawi) lebih baik dari seribu shalat di masjid lainnya selain masjid Ka’bah (masjid yang di dalamnya terdapat Ka’bah)’. Riwayat Muslim no. 1396 dan An Nasaa’i no. 691. 

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Janganlah melakukan perjalanan dengan sengaja (dalam rangka ibadah dan tujuan safarnya adalah tempatnya) kecuali ke tiga masjid; masjidku ini (masjid Nabawi), masjidil Haram dan masjidil Aqsha”. Riwayat Bukhari no. 1189 dan Muslim no. 1397. 

Dalam hadits Abu Darda’ radliyallahu ‘anhu secara marfu’ (sampai pada Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam) disebutkan keutamaan shalat di masjidil Aqsha. Sabdanya, “Shalat di Baitul Maqdis sama seperti mengerjakan lima ratus shalat”. Riwayat Al Bazzar, Ibnu Abdil Barr, Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman dan dihasankan oleh Al Bazzar. 

Selain itu ternyata ada ayat yang menyebutkan bahwa pada dasarnya di semua masjid apabila dijadikan sebagai tempat ibadah dan berdzikir maka masjid tersebut juga disebut sebagai tempat syiar Islam. Firman Allah Ta’ala, “Bertasbihlah kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk memuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang”. Qs. An Nuur 36. 

Insya Allah bersambung,,,

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button