Akhlak Para Salaf Bag.4b

Sungguh ketulusan itu akan terlihat dari ucapan seseorang. Setidaknya sebagaimana yang disampaikan para ulama kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz di atas. Dan ternyata nasehatnya sangat bagus sekali. Betapa tidak? 

Para ulama itu menasehati khalifah Umar bin Abdul Aziz agar selalu menjaga dari sikap munafik dan jangan sekali-kali memakai baju kemunafikan. Dan para ulama itu jauh lebih men-zoom pada cashing (penampilan) yang seakan Islami tetapi dalamnya justru bukan diperuntukkan kepada Allah. 

Lalu para ulama itu memberikan beberapa tanda dari sifat munafik, di antaranya; 

-. Malas dalam melaksanakan shalat. 

وَإِذَا قَـامُـوْا إِلَى الصَّلَاةِ قَـامُـوْا كُـسَـالى يُـرَآءُوْنَ النَّـاسَ وَلَا يَـذْكُـرُوْنَ اللهَ إِلَّا قَلِيْـلًا. 

Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan bermalas-malasan. Mereka mereka bermaksud riya’ (dengan shalatnya) dihadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit. Qs. An Nisaa’ 142. 

munafiq

– Mengajak kemungkaran dan mencegah yang makruf. 

Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat yang mungkar dan melarang berbuat yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik. Qs. At Taubah 67. 

– Berwali/loyal terhadap orang-orang kafir. 

Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan itu kepunyaan Allah. Qs. An Nisaa’ 138-139. 

– Tidak rela bila hukum Allah tegak. 

Apabila dikatakan kepada mereka, “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”, niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu. Qs. An Nisaa’ 61. 

– Suka berdusta, khianat dan suka keributan (bertengkar). 

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Ada empat perkara, barangsiapa yang keempatnya ada dalam diri seseorang, maka dia adalah munafik tulen, barangsiapa yang di dalam dirinya ada salah satu perkara dari keempat tersebut, maka orang itu memiliki pula satu macam perkara dari kemunafikan hingga dia meninggalkannya. Yaitu jika dipercaya berkhianat, jika berbicara dia berdusta, jika berjanji dia tidak tepati dan jika bertengkar maka dia berbuat kecurangan –yakni tidak melalui jalan yang benar lagi”. Muttafaqun ‘alaihi. 

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button