Akhlak Para Salaf Bag.3b

Berikut ini adalah kisah yang dikisahkan dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam tentang menyerahkan semua urusan kepada Allah setelah dia melakukan berbagai ikhtiar.  

Yakni sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bahwa beliau pernah mengkisahkan bahwa ada seorang dari Bani Israil yang meminjam uang seribu dinar kepada Bani Israil lainnya. 

Orang yang meminjam itu berkata, “Datangkanlah saksi-saksi! Aku ingin mempersaksikan pinjaman ini kepada mereka”. 

Peminjam berkata, “Cukuplah Allah sebagai saksinya”. 

Orang yang meminjami berkata lagi, “Datangkanlah seorang penjamin”. 

Peminjam berkata, “Cukuplah Allah sebagai penjamin”. 

Orang yang meminjami berkata, “Kamu benar”.  

Kemudian dia memberikan uang itu hingga tempo waktu tertentu. Kemudian orang yang meminjam uang itu pergi ke laut untuk memenuhi hajatnya. Diapun mencari perahu untuk dinaiki guna mengantarkan uang pinjamannya sudah jatuh tempo pemayarannya. Namun dia tidak menemukannya. 

ikhtiar

Kemudian mengambil kayu dan melubanginya. Lalu dia memasukkan ke dalamnya uang seribu dinar beserta secarik tulisan yang ditujukan kepada pemilik uang. Dia juga melapisinya agar tidak terkena air, lalu dia membawa kayu itu ke laut. 

Dia berdoa, “Ya Allah! Sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa aku telah meminjam uang seribu dinar kepada si Fulan. Dia meminta penjamin dariku, kemudian kukatakan bahwa cukuplah Allah ssebagai penjamin, dan dia pun rela. Dia memintaku mendatangkan saksi, lalu kukatakan bahwa cukuplah Allah sebagai saksi, dan dia pun rela. Sesungguhnya aku telah berusaha untuk mandapatkan perahu yang akan kugunakan untuk mengantarkan uangku kepadanya, namun aku tidak mendapatkannya. Kini, kutitipkan uang itu kepada-Mu”. 

Kemudian dia melemparkan kayu hingga tenggelam dan dia pun pergi. 

Meski begitu, dia tetap berusaha mencari perahu yang menuju ke negerinya. Sementara itu orang yang meminjamkan uang pergi untuk menanti, barangkali ada perahu datang membawa piutang.  

Tiba-tiba dia menemukan kayu yang berisi uang itu. Dia membawa pulang sebagai kayu bakar untuk istrinya. Tatkala dia membelahnya, dia menemukan uang dan secarik kertas berisi pesan.  

Sementara itu si peminjam pun datang membawa seribu dinar. Dia berkata, “Demi Allah! Sebelum aku datang, aku senantiasa berusaha untuk mencari perahu guna mengantarkan uang kepadamu. Namun aku tidak mendapatkan saru perahupun sebelum aku tiba dengan menaiki perahu yang aku tumpangi ini”. 

Orang yang meminjami berkata, “Apakah kamu mengirimkan sesuatu kepadaku?”. 

Peminjam berkata, “Aku telah sampaikan kepadamu bahwa aku tidak menemukan perahu, sebelum aku mendapatkannya sekarang ini”. 

Orang yang meminjami uang berkata, “Sesungguhnya Allah telah mengantarkan pinjamanmu yang engkau taruh dalam kayu. Maka gunakanlah uangmu yang seribu dinar itu dengan baik. Dan bawalah kembali seribu dinarmu itu”. Hadits shahih riwayat Bukhari. 

Subhaanallah! Itulah bila manusia telah menyandarkan dirinya kepada Allah sepenuh jiwa. 

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button