Para Salaf dalam Bercanda Bag.2

Dari Shuhaib radliyallahu ‘anhu, dia berkata, ‘Saya pernah mendatangi Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam yang saat itu beliau sedang membawa roti dan kurma di tangannya.  

Lalu Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: 

أُدْنُ فَـكُـلْ 

“Kemarilah dan makanlah”. 

‘Maka aku pun makan sebagian dari kurma itu’. 

Kemudian Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: 

تَـأْكُـلُ تَـمْـرًا وَ بِـكَ رَمَـدٌ؟ 

“Engkau memakan kurma ketika sedang menderita sakit gigi?”. 

Shuhaib menjawab, ‘Saya hanya makan dengan menggunakan gigi yang sebelah (yang sehat dan tidak sakit)’. 

Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam tersenyum (mendengar jawaban saya)’. Riwayat Ibnu Majah dalam Ath Thib, BAB Al Hamiyyah, hal. 3443. 

candaan nabi

Ini juga salah satu di antara candaan yang dilakukan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam kepada sahabat beliau, Shuhaib radliyallahu ‘anhu. Ya, saat itu para Muhajirin masih beberapa saat tiba dan tinggal di Madinah. Sehingga ada sahabat yang masih kurang akrab dengan sahabat Anshar. Dan hal itu membuat mereka ketika ada kekurangan agak sedikit malu bila mendatangi rumah-rumah orang-orang Anshar. Termasuk sahabat Shuhaib radliyallahu ‘anhu ini. Beliau lebih senang datang ke tempat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam daripada ke tempat para sahabat Anshar. 

Dan benar saja, ketika sampai di rumah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, beliau pas memiliki roti dan kurma. Padahal tahu sendiri bahwa Rasulullah shalallahu ’alaihi wa salam adalah orang yang paling dermawan. Maka ketika beliau melihat ada sahabat Shuhaib, langsung saja Rasulullah memanggil dan menawarinya untuk makan roti dan kurma. 

Lalu terjadilah seperti dialog di atas. Dan dari dialognya itu terdapat candaan yang candannya sama sekali tidak ada unsur kebohongannya dan merendahkannya. 

تَـأْكُـلُ تَـمْـرًا وَ بِـكَ رَمَـدٌ؟ 

“Engkau memakan kurma ketika sedang menderita sakit gigi?”. 

Ya, di situlah candanya. Sebab bila memang Shuhaib sakit gigi pada kedua gerahamnya tentu Shuhaib tidak bisa makan, apalagi mengunyahnya. Yang kemungkinan Shuhaib akan mengambil rotinya. 

Maka ketika dijawab Shuhaib bahwa Shuhaib mengunyah dengan gigi geraham yang sebelahnya maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pun tersenyum. 

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button