Adab dalam Berbicara Bag.12

Dari Sahal bin Abdullah At Tastari, dia berkata, “ Di antara akhlak oran-orang yang jujur (shiddiq) adalah mereka tidak bersumpah dengan nama Allah. Mereka tidak menggunjing (pada orang lain), tidak seorangpun dari mereka saling menggunjing sesama mereka. Mereka tidak pernah kenyang. Jika mereka berjanji mereka tidak mengingkarinya, dan (dalam janjinya) mereka tidak bercanda sedikitpun”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 13/332. 

Bila hari ini ada orang yang sudah bisa mengamalkan seperti ini maka dia termasuk orang shiddiq. Sebab memang orang shiddiq itu orangnya selalu serius namun bukan berarti hidupnya selalu tegang dan tidak ada candaannya sama sekali. Melainkan mereka bercanda hanya sekedarnya saja, sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.  

Ya, orang shiddiq (jujur) itu seperti yang sudah Allah kasih ciri-cirinya dalam surat At Taubah. Di antara berikatan dengan kisahnya Ka’ab bin Malik radliyallahu ‘anhu dan orang-orang miskin yang tidak bisa berangkat mengikuti Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dalam perang Tabuk. 

shidiq

1. Ka’ab bin Malik radliyallahu ‘anhu. 

Allah Ta’ala berfirman; dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa mereka pun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tampat lari dari (siksa) Allah; melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Qs. At Taubah 118. 

2. Orang-orang yang ditinggal karena tidak memiliki kendaraan. 

Dan tiada (pula dosa) atas orang-orang yang apabila mereka datang kepadamu, supaya kamu memberi mereka kendaraan, lalu kamu berkata, ‘Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu’, lalu mereka kembali, sedang mata mereka bercuuran air mata karena kesedihan, lantaran mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan. Qs. At Taubah 92.  

3. Ahli kitab yang mendengar apa yang diturunkan Allah kepada nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam. 

Dan apabila mereka mendengar apa yang diturunkan kepada rasul (Muhammad), kamu melihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Qur’an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur’an dan kenabian Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam). Qs. Al Maaidah 83. 

Oleh karena itu, jadilah orang jujur (shiddiq) agar dicintai Allah Ta’ala. 

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button