Adab dalam Berbicara Bag.5

Dari Khalaf bin Tamim, kami mendapatkan berita dari Abdullah bin Muhammad, dari Al Auza’i, dia berkata, “Umar bin Abdul Aziz menulis surat kepada kami, yang tidak ada seorangpun kecuali aku dan Mak-hul yang menyimpannya”. 

Berikut ini ini suratnya; Amma ba’du. Sesunggunya barangsiapa yang selalu banyak mengingat kematian (dzikrul maut), maka dia akan merasa ridha dengan dunia yang didapatkannya. Dan barangsiapa yang menganggap ucapannya sebagai sebuah amal, maka dia akan sedikit berbicara kecuali pada hal-hal yang bermanfaat. Wassalam”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 5/133. 

Inilah pemimpin idaman rakyat. Dia sedikit bicara tetapi banyak kerja. Ya, khalifah Umar bin Abdul Aziz, sebelumnya termasuk orang kaya. Sebab ayahnya adalah seorang khalifah. Namun ketika Umar bin Abdul Aziz diangkat menjadi seorang khalifah maka kehidupannya berubah drastis.  

Umar bin Abdul Aziz boleh dibilang mewarisi karakter kakeknya, Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu. Yakni ketika menjadi khalifah, Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu juga sering begadang berkeliling kota Madinah hingga ke pelosok-pelosok untuk mengetahui kondisi riil rakyatnya. Jadi ini bukan sebuah pencitraan. 

Umar bin Abdul Aziz (1)

Hal yang sama juga dilakukan cucunya, Umar bin Abdul Aziz. Sebab beliau faham bahwa pangkat yang sedang diembannya bukanlah suatu kebanggaan melainkan justru amanah. Bila tidak bisa menunaikan maka neraka telah menantinya. 

Sehingga Umar bin Abdul Aziz tidak pernah membuat kebijakan asal-asalan. Bahkan dalam sejarah juga disebutkan bahwa ketika anaknya ingin berbicara empat mata dengan dirinya di malam hari, maka Umar bin Abdul Aziz mematikan lampunya, sehingga membuat anaknya terkejut. Namun setelah diberitahu bahwa lampu itu menggunakan minyak negara sementara anaknya ingin berbicara tentang keluarga, maka hal itu dilarang. Itu termasuk menyalah gunakan harta negara. 

وَلَا تَـقْـفُ مَا لَيْـسَ لَكَ بِـهِ عِـلْـمٌ، إِنَّ السَّـمْـعَ وَألْبَـصَرَ وَالْفُـؤَادَ كُـلٌّ أُوْلَـئِكَ كَانَ عَـنْهُ مَسْـؤُوْلًا. 

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan diminta pertanggung jawabannya. Qs. Al Israa’ 36. 

Dan, Subhaanallah! Beliau hanya memimpin selama kurang lebih dua hingga tiga tahun namun seluruh rakyatnya bingung ketika hendak memberikan zakat. Sebab seluruh rakyat mengatakan bahwa dirinya memang sudah tidak membutuhkannya. Hal dikarenakan memang semua kebutuhan pokoknya sudah terpenuhi. 

Dan yang lebih mengagetkan lagi adalah bahwa petugas baitul maal mengatakan bahwa hanya ada seorang saja di negeri kekuasaannya yang berhak menerima zakat, yakni dirinya! 

Allahu Akbar! 

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button