Adab Terhadap Ulama

Dari Abi Wa-il bahwa Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu melihat seorang laki-laki yang memakai pakaian isbal (menutupi mata kaki). Maka Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu menegur pemuda itu seraya berkata, “Tinggikan lagi pakaianmu!”. 

Laki-laki itu menjawab, “Engkau, wahai Abdullah bin Mas’ud, angkatlah pakaianmu”. 

Abdullah bin Mas’ud radliyallahu a’nhu menjaab, “Sesungguhnya kulit kakiku kendur sedangkan aku adalah mengimami shalat manusia”. 

Ternyata kasus itu sampai ke telinga Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu. Maka Umar pun memukul laki-laki itu dan berkata, “Apa yang engkau katakan kepada Abdullah bin Mas’ud (radliyallahu ‘anhu)?”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 1/491-492. 

Seluruh kaum muslimin ahlu sunnah tahu bahwa Abdullah bin Mas’ud radliyallahu a’nhu adalah sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan beliau juga termasuk salah satu dari pembesar ulamanya sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. 

abdullah bin masud

Padahal tahu semua bahwa ulama adalah pewaris para nabi, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam: 

إِنَّ الْعُـلَـمَـاءَ وَرَثَـةُ الْأَنْـبِـيَـاءِ، إِنَّ الْأَنْـبِـيَـاءَ لَمْ يُـوَرِّثُـوْا دِيْـنَـارًا وَلَا دِرْهَـمـًا، إِنَّـمَـا وَرَثُـوْا الْعِـلْـمَ، فَـمَـنْ أَخَذَ بِـهِ فَـقَـدْ أَخَـذَ بِـحَـظٍّ وَافِـرٍ. 

“Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. sungguh para nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut dia telah mengambil bagian yang banyak”. Riyawat Tirmidzi dalam Sunan beliau no. 2681, Ahmad dalam Musnad-nya 5/169. 

Nah karena para ulama itu pewaris para nabi, maka para sahabatpun sangat menghormatinya. Oleh karena itu tidak heran jika kemudian kasus pemuda yang disuruh oleh Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu itu seperti protes terhadap beliau, lalu Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu mendengarnya, Umar langsung marah dan memukul si pemuda itu. 

Sebab bagi para sahabat bahwa pemuda itu sama sekali tidak memiliki adab terhadap ulama –Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu-. Bagaimana memiliki adab? Orang ketika Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu menegurnya justru si pemuda itu melayangkan protes. Tetapi seandainya si pemuda itu bertanya; kenapa kok Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu pakaiannya isbal sementara beliau sendiri menyuruh orang lain meninggikan kainnya.  

Selain itu bukankah Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu sendiri telah menyampaikan alasannya bahwa ternyata kaki beliau ada sedikit bermasalah. Sehingga apabila terbuka (pakaiannya di atas mata kaki) maka kulit kakinya akan semakin sakit. 

Dan ternyata ketika beliau menyampaikan alasannya pun si pemuda itu sama sekali tidak meminta maaf atas kelancangannya. Sehingga membuat Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu murka. 

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button