Berurusan dengan Kesalahan Bag.12

Dari Yunus bin Abdul A’laa, dia berkata, ‘Imam Syafi’i berkata kepadaku, “Wahai Yunus! Jika engkau mendengar sesuatu tentang sahabatmu yang tidak engkau sukai, maka berhati-hatilah agar tidak tergesa-gesa menunjukkan permusuhan dan memutuskan tali kesetiaan. Agar engkau tidak termasuk orang-orang yang keyakinannya hilang karena keraguan. Akan tetapi temuilah dia dan katakan kepadanya, ‘Aku mendengar tentang dirimu begini dan begini’. 

Inagtlah, janganlah engkau sebutkan nama orang yang memberitahumu kepadanya. Namun jika dia mengingkarinya, katakan kepadanya, ‘Engkau lebih jujur dan lebih shalih’.  

Jangan tambahkan apapun (ucapan) pada dirinya.  

Jika dia mengakuinya dan engkau melihat di dalamnya terdapat (tanda-tanda) pembenaran pada dirinya maka terimalah darinya. Namun jika engkau tidak melihat (tanda-tanda pada dirinya), maka katakanlah kepadanya, ‘Apa maksudmu dengan apa yang yang aku dengar tentang dirimu?’ 

balaslah dengan kebaikan

Jika dia menyebutkan sesuatu yang memiliki alasan yang sah, maka terimalah alasannya. Tetapi jika engkau tidak melihat alasan yang bisa diterima dan jalannya terlalu sempit bagi dirimu untuk menerima alasannya, maka saat itu anggaplah hal itu sebagai perbuatan buruk terhadapnya. Maka engkau memiliki pilihan dalam hal ini; jika engkau mau, engkau dapat membalas keburukannya yang semisal tanpa melebihkannya. 

Namun jika engkau memaafkannya maka hal itu akan lebih mendekatkan diri pada ketakwaan dan lebih mengantar pada kemuliaan. Sebagaimana firman Allah Ta’ala: 

وَجَـزَاؤُا سَـيِّـئَةٍ سَـيِّـئَةٌ مِّـثْـلُـهَـا، فَـمَـنْ عَـفَـا وَ أَصْلَـحَ فَـأَجْـرُهُ عَـلَى اللهِ، إِنَّـهُ لَا يُـحِـبُّ الظَّـالِمِـيْـنَ. 

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang dzalim. qs. Asy Syuuraa 40. 

Maka jika engkau menjadikan pilihan pada dirimu adalah membalas, maka ingatlah kebaikannya kepadamu di masa lalu. Janganlah engkau melupakan bagian kebaikannya yang telah lampau dengan kejelekan ini. Karena hal tersebut merupakan kedzaliman yang sangat jelas. 

Wahai Yunus! Jika engkau memiliki teman maka eratkanlah dia dengan kedua tanganmu. Karena mendapatkan seorang teman itu sangatlah sulit, sedangkan berpisah dengannya sangatlah mudah”. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 2/252-253. 

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button