Dari Muhammad bin Sirrin, dia bercerita, “Pada masa pemerintahan Utsman bin Affan, harga pohon palem sebesar seribu dirham”.
Muhammad bin Sirrin berkata, “Kemudian Usamah bin Zaid pergi ke sebuah pohon palem dan menebangnya. Lalu mengambil jantungnya (isi dalam yang ada pohon palem tersebut. Pen) kemudian diberikan kepada ibunya”.
Orang-orang pada bertanya, “Apa yang engkau lalukan ini. Bukankah engkau bahwa pohon palem ini harganya seribu dirham?”.
Usamah bin Zaid berkata, “Sesungguhnya ibuku memintaku untuk itu. Dan ibuku tidak akan meminta sesuatupun kepadaku kecuali aku akan mengkabulkan permintaannya”. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 1/522.
Usamah bin Zaid radliyallahu ‘anhu adalah putra dari pasangan Zaid bin Haritsah dan Ummu Aiman radliyallahu ‘anhuma. Sementara itu, dari kedua orangnya ini, masing-masing memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Ayahnya menjadi anak angkatnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, sedangkan ibunya adalah yang menyusui Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Jadi klop bukan?
Maka tidak heran bila kemudian cintanya Usamah bin Zaid radliyallahu ‘anhu kepada ibunya sangat luar biasa. Sebab Usamah bin Zaid radliyallahu ‘anhu telah mendapatkan celupan dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Dan saking cintanya kepada ibunya, Usamah bin Zaid radliyallahu ‘anhu pun tidak peduli dengan harga pohon palem yang saat itu amat sangat mahal, seribu dirham! Tetapi yang dipedulikan adalah bagaimana menyenangkan hati sang ibu! Selain itu semuanya dianggap murah.
Inilah implementasi dari ketaatannya kepada seorang ibu. Sebagaimana Allah juga telah menyinggungnya pada kitab-Nya, Al Qur’an.
وَقَـضِى رَبُّـكَ أَلَّا تَـعْـبُدُوْا إِلَّا إِيَّـاهُ وَبِـالْوَالِدَيْـنِ إِحْـسَـانًـا، إِمَّـايَـبْـلُغَنَّ عِـنْدَكَ الْكِـبَـرَ أَحَـدُهُـمَـا أَوْ كَـلَاهُـمَـا فَلَا تَـقُـل لَّـهُـمَـا أُفٍّ وَلَا تَـنْـهَـرْ هُـمَـا وَ قُـل لَّهُـمَـا قَوْلًا كَرِيْـمًـا.
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlag kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Qs. Al Israa’ 23.
Maka peringatan bagi orang-orang yang masih memiliki orang tua, hendaknya berbaktilah kepada mereka. Sebab merekalah asbab untuk masuk ke surga.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
