Salaf dan Fitnah Wanita

Dari Usamah bin Zaid, dia berkata, ‘Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

مَا تَـرَكْـتُ بَـعْدِي فِـتْـنَةً أَضَرَّ عَـلَى الرِّجَـالِ مِنَ النِّـسَاءِ.

Aku tidak meninggalkan satu fitnahpun yang lebih membahayakan para laki-laki selain fitnah wanita. Riwayat Muttafaqun ‘alaihi. Dikeluarkan Bukhari pada BAB NIKAH. 

Benar sekali yang disampaikan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bahwa fitnah yang paling berahaya dan mematikan adalah wanita. Bukankah ada seorang yang hafidz Qur’an rela menukar imannya (murtad) karena demi mengejar seorang wanita nasrani?

Juga runtuhnya Romawi, adalah salah satu penyebabnya karena adanya perselingkuhan di tubuh para pembesarnya? 

Bahkan Allah Ta’ala sendiri telah memperingatkan manusia pada ayat-ayat-Nya:

زُيِّـنَ لِلنَّـاسِ جُبُّ الشَّـهَـوَاتِ مِنَ النِّـسَاءِ وَالْبَـنِيْـنَ وَالْقَـنَـاطِيْـرِ الْمُـقَـنْـطَرَةِ مِنَ الذَّهَـبِ وَالْفِـضَّةِ وَالْخَـيْلِ الْمُـسَوَّمَـةِ وَالْأَنْـعَـامِ وَالْحِرْثِ، ذَلِكَ مَتَـاعُ الْحَـيَـاةِ الدُّنْـيَـا، واللهُ عِـنْـدَهُ حُسْـنُ الْمَـئَـابِ.

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingin, yaitu; wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Qs. Ali Imran 14.

fitnah wanita

Bahkan Allah pun mengatakan bahwa wanita (istri) itu juga bisa membuat laki-laki (baca: suami) bisa terprovokasi untuk meninggalkan jihad di jalan Allah.

Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yanng kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. Qs. At Taubah 24.

Ternyata Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sendiri juga diperintah Allah agar tegas terhadap para istri-istrinya. Untuk apa? Untuk dididik kepada Al Haq.

Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, “Jika kamu sekalian menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya, maka kemarilah supaya kuberikan kepadamu mut’ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik. Qs. Al Ahzab 28.

Kenapa begitu?

Sebab Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam adalah junjungan manusia, maka istri-istrinya harus bisa memberikan keteladanan yang baik bagi istri-istri umat Islam secara keseluruhan.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button