Salaf dan Fitnah di Tengah Kaum Muslimin Bag.11

Ayyub berkata, ‘Mutharrif berkata, “Bagiku lebih aku sukai mengambil keyakinan sambil duduk daripada mencari keutamaan jihad dengan tipu muslihat(nya)”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 4/191.

Sungguh yang dimaksud Mutharrif bukanlah menjadi orang yang hanya duduk saja dan meninggalkan jihad. Sebab para salafush shalih, -terutama dari kalangan sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in- itu benar-benar cinta jihad. Namun jihad yang dimaksud adalah jihad untuk mempertahankan agamanya dari gangguan orang-orang kafir.

Tetapi ketika terjadi zaman fitnah, -yakni terjadinya perselisihan yang sangat tajam di kalangan kaum muslimin- hingga masing-masing kelompok siap mengangkat senjata untuk saling membunuh antara kelompok lainnya yang berseberangan dengan kelompoknya- maka bagi sebagian besar para salafush shalih dikatakanbahwa itu bukanlah jihad.

Meskipun nantinya betul-betul terjadi lalu saling membunuh maka masing-masing dari mereka harus membayar diyat berupa berpuasa selama dua bulan berturut-turut tanpa jeda. 

Makanya banyak sekali hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam yang selalu menekankan pada masalah persaudaraan antar kaum muslimin. Di antaranya sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam berikut ini:

jihadnya para salaf

“Seorang muslim itu adalah saudara muslim lainnya. Oleh sebab itu, janganlah saling mendhalimi, meremehkan dan jangan juga menyakitinya”. Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar radliyallahu ‘anhu.

“Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian hingga dia mencintai untuk saudaranya segala apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri berupa kebaikan”. Riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu.

Bahkan pada hadits lain disebutkan bahwa antara orang muslim dengan muslim lainnya itu ibarat bangunan yang saling menguatkan, bukan malah saling merobohkan/meghancurkan.

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling cinta mencintai, saling sayang menyayangi dan bahu membahu, bagaikan satu badan/ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam”. 

Tidak hanya itu, seharusnya setiap muslim itu harus saling bantu membantu untuk melapangkan kesusahan muslimin lainnya di hari akhir Kiamat.

“Seorang muslim saudara terhadap sesama muslim lainnya, tidak menganiayanya dan tidak membiarkan dianiaya orang lain. Dan siapa yang menyampaikan hajat saudaranya, maka Allah akan menyampaikan hajatnya. Dan siapa yang melapangkan kesusahan seorang muslim, maka Allah akan melapangkan kesusahannya di hari Kiamat, dan barangsiapa yang menutupi aurat (aib) seorang muslim maka Allah akan menutupinya di hari Kiamat”. Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button