Salaf dan Fitnah di Tengah Kaum Muslimin Bag.4

Dari Abdullah bin Ubaid bin Umair, dari Ibnu Umar, dia berkata, “Sesungguhnya perumpamaan kami pada kasus fitnah ini seperti orang-orang yang berjalan di jalan baru (asing) yang telah mereka sadari. Sementara kami telah mengingatkan mereka namun mereka justru terpedaya dan terus melanjutkan perjalanannya di tengah kegelapan. Setelah itu ada yang berbelok ke arah kanan ataupun kiri. Maka jalan mereka semakin jauh tersesatnya. Sementara itu kami masih tetap berada di tempat (jalan) yang kami sadari sejak awal, hingga Allah membersihkan jalan itu untuk kami. Lalu kami melihat jalan kami yang dahulu kami lalui. Kemudian kami semakin jelas (melihat dengan) jalannya dan kami kembali menyusuri jalan tersebut. 

Sesungguhnya dahulu dua kelompok Quraisy saling bunuh-bunuhan di atas jalan ini demi kekuasaan dan memperjuangkan sekeping dunia ini. Aku tidak peduli (dengan semua itu) meskipun aku tidak menjadi bagian mereka yang saling membunuh antara satu dengan lainnya”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 3/237.

Allahu Akbar! Inilah pandangannya para sahabat tentang perselisihan yang terjadi di tengah-tengah umat Islam. Mereka tidak mudah terpengaruh oleh hasutan atau provokasi yang bersifat kedaerahan atau polemik lainnya. 

perselisihan dalam islam

Sehingga bila hari ini masih ada orang atau sekelompok orang/golongan yang mengatakan bahwa kaum muslimin itu paling suka konflik dan berperang. Maka ketahuilah bahwa ternyata justru sangat banyak dari para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam yang sangat tidak berminat dengan konflik. Terutama saat terjadi perselisihan antara khalifah Ali bin Abi Thalib dengan gubernur Mua’wiyah bin Abu Sofyan radliyallahu ‘anhuma.

Mereka memilih menghindar dari pada harus ikut terjun langsung dalam konflik tersebut. Sungguh yang mereka lihat itu ibarat jalan yang bengkok lagi menyesatkan. Dan mereka tidak mau lagi kembali seperti pada masa-masa jahiliyah dahulu.

Yang mereka ingin terapkan dan tegakkan justru persatuan sesama kaum muslimin. 

شَـرَعَ لَـكُـم مِّنَ الدِّيْـنِ مَا وَصَّى بِـهِ نُـوْحًـا وَالَّـذِي أَوْحَتيْـنَـا إِلَـيْكَ وَمَا وَصَّـيْـنَـا بِـهِ إِبْـرَهِيْـمَ وَمُـوْسَى وَعِيْـسَى، أَنْ أَقِـيْمـُوْا الدِّيْـنَ وَلَا تَـتَـفَـرَّقُـوْا فِـيْهِ، كَـبُرَ عَـلَى الْمُـشْرِكَـيْنَ مَاتَـدْعُـوهُـمْ إِلَـيْهِ، اللهُ يَـجْـتَـبِى إِلَيْـهِ مِن يَّـشَـآءُ وَيَـهْـدِى إِلَـيْهِ مَن يُـنِـيْبُ.

Dia telah mensyariatkan kamu tentang agama apa ayng telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa, yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya). Qs. Asy Syuura 13. 

Jadi, para sahabat itu prinsipnya ya menegakkan syariat Allah dengan tetap menjaga ukhuwwah Islamiyyah.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button