Sabar Dalam Musibah Bag.2

Dari Mubarrid; disebutkan kepada Hasan bin Ali, Sesungguhnya Abu Dzar (Al Ghifari) berkata, “Kemiskinan lebih aku sukai daripada menjadi orang kaya, dan penyakit lebih aku sukai daripada kesehatan”.

Kemudian Hasan bin Ali berkomentar, “Semoga Allah mengampuni Abu Dzar (Al Ghifari). Adapun saya, maka saya katakan, “Barangsiapa mengandalkan kebaikan pilihan Allah baginya, maka dia tidak ingin berada pada keadaan selain yang telah dipilihkan Allah Ta’ala untuknya, dan inilah batas wujudnya. Ridha dengan apa yang telah dipilihkan Allah Yang Maha Kuasa untuknya (qadha’)”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 3/262.

Coba berfikir secara jernih. Mana mungkin seorang manusia yang waras senang dengan keadaan ekonomi dirinya yang serba kekurangan dan sakit-sakitan lagi. tentu ini hlal ini tidak mungkin. 

Sebab dengan harta yang berlimpah seorang muslim pasti akan sangat mudah untuk melakukan dakwah dan bersedekah kepada manusia lainnya. Termasuk dahulu juga banyak para budak dari sahabat yang dibebaskan dengan uangnya sendiri. 

Abu dzar Al gfhifari

Masalah kesehatan? Jelas ini juga tidak jauh berbeda. Bahkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pernah bersabda:

الْمُؤْمِـنُ الْقَوِيُّ خَيْـرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُـؤْمِنِ الضَعِـيْفِ، وَفِى كُـلٍّ خَيْـرٌ، إِحْرِصْ عَـلَى مَا يَـنْـفَعُـكَ وَاسْـتَـعِنْ بِاللهِ وَلَا تَـعْـجَزْ، وَإِنْ أَصَابَـكَ شَيْءٌ فَلَا تَـقُلْ: لَوْ أَنِّـى فَـعَلْـتُ كَانَ كَـذَا وَكَـذَا، وَلَـكِنْ قُلْ: قَدَرَ اللهُ وَمَاشَاءَ فَـعَلَ، فَـإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَـمَـلَ الشَّيْـطَانِ.

Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan akan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allah (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, ‘Ini telah ditakdirkan Allah, dan Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan setan. Diriwayatkan Muslim no. 2664, Ahmad II/366, 370, hadits dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu.

Sebenarnya perkataan dari Abu Dzar Al Ghifari radliyallahu ‘anhu itu bukan tanpa sebab, melainkan beliau ingin mengingatkan bahwa betapa kebanyakan manusia itu amat sangat lupa ketika mereka diberi limpahan Allah Ta’ala berupa harta dan kesehatan. Yakni ketika mereka diberi nikmat sehat, mereka justru tidak memanfaatkan nikmat sehatnya untuk beramal shalih. Juga ketika mereka diberi limpahan harta, maka hartanya tidak dibelanjakan untuk yang baik-baik melainkan untuk kebutuhan dunia.

Makanya beliau mengucapkan seperti di atas.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button