Salaf dan Jihad Bag.23b

Begitu mendengar syair dari abangnya, maka putra Khansa’ yang keduanya pun membalas syairnya dengan syair juga, berikut syairnya:

Demi Allah, kami tidak akan mendurhakai wanita tua sepatah katapun,

 Karena dia telah menyuruh kita dengan rasa cinta dan kasihnya.

Juga dengan kebaikannya yang tulus dan penuh kelembutan,

 Maka mari kita hadapi peran yang bertaring meskipun sambil merangkak.

Sehingga kalian berhasil menghadap rezim Kisra,

 Dan memporak porandakan mereka yang membuat kehormatan kita terjaga.

Kita melihat bahwa teledor dalam menghadapi mereka adalah kelemahan,

 Serta membunuh mereka adalah kemuliaan dan kebiasaan yang patut dijaga.

Tidak lama kemudian putra ketiganya juga ikut bersyair:

Engkau bukanlah milik Khansa’, Akhzam,

 Dan Amir pemilik kehormatan yang paling pertama.

Kalau kalian tidak menyambut mereka maka akan datang kaum a’jam,

 Merka akan mengumpulkan kekuatan seperti pimpinan Sasan dan Rustum.

Dengan segala puji, pertempuran nanti bagaikan singa,

 Berlangsung mencekam bagai lautan yang luas.

kemenangan muslim

Untuk memperoleh kemenangan yang dekat atau harta rampasan, atau,

Kehidupan paling mulia; kamu di sana akan memperoleh bagian yang paling agung.

Tidak lama berselang, putra keempatnya juga ikut menyambutnya dengan syair pula:

Sesungguhnya wanita tua berpendirian kuat lagi tangguh,

Memiliki pandangan yang tajam dan pendapat yang benar.

Dia telah menyuruh kita dengan benar dan di atas kebenaran,

 Sebagai bentuk nasehatnya dan berbuat baik kepada anak-anaknya.

Maka mari segera datangi peperangan untuk memperbanyak generasi

 Baik untuk memperoleh kemenangan atau menguasai negeri.

Atau mungkin untuk mati yang mewariskan keabadian,

 Lalu masuk surga Firdaus untuk hidup bahagia selama-lamanya.

Mereka lalu berperang sehingga Allah Ta’ala memberikan kemenangan kepada kaum muslimin. Akhirnya mereka memperoleh dua ribu (dirham), mereka bawa dan serahkan kepada sang ibu, untuk kemudian dibagikan kepada mereka secara merata. Tidak seorangpun yang terdhalimi haknya meskipun satu dirham’. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 4/385-387.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button