Salaf dan Jihad Bag.14a

Tentang biografi Watsilah bin Asqa’ radliyallahu ‘anhu, dari Muhammad bin Saad, dia berkata, ‘Watsilah mendatangi Raslullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan Watsilah shalat bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pada waktu (shalat) subuh. Biasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salamseusai shalat selalu memprhatikan para sahabatnya. Maka ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dekat dengan Watsilah bin Asqa’ radliyallahu ‘anhu, beliau bertanya, “Siapa kamu?”.

Lalu para sahabat lain memberitahukan kepada beliau (tentang Watsilah bin Asqa’ radliyallahu ‘anhu ini. Maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bertanya, “Apa maksud kedatanganmu kemari?”.

Watsilah bin Asqa’ radliyallahu ‘anhu menjawab, “Saya datang untuk berbaiat”.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bertanya, “Apakah berbaiat dalam perkara yang engkau sukai dan yang engkau benci?”.

“Iya”, jawab Watsilah bin Asqa’ radliyallahu ‘anhu singkat.

Watsilah bin Asqa’

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam kembali bertanya, “Sebatas kesanggupanmu?”.

“Iya”, kembali Watsilah bin Asqa’ radliyallahu ‘anhu menjawab singkat.

Maka saat itu Watsilah bin Asqa’ radliyallahu ‘anhu masuk Islam dan berbaiat kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. 

Sesungguhnya yang dimaksud dengan مَا اسْتَـطَعْـتُـمْ  (sebatas kemampuanmu) adalah kesungguhan dalam berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan perintah Allah dan rasul-Nya, bukan kemudian sekehendak hatinya. Seperti, seseorang ketika hendak meloncat dari satu pematang ke pematang yang lain. Maka dia harus faham betul jarak antara pematang yang sedang dirinya pijak dengan pematang tujuan yang akan dituju.

Jika dirinya sudah faham maka dirinya akan mengukur dirinya, apakah diri sanggup untuk meloncat pematang di depannya? Bila sanggup maka dirinya cukup mundur terlebih dahulu untuk mengambil ancang-ancang melompat. Tetapi bila dirasa tidak akan sanggup maka dirinya akan mencari cara agar dirinya bisa sampai ke pematang di depannya dengan selamat. Seperti mengambil galah untuk membantu dalam melompat, atau malah berjalan agak jauh untuk mencari jembatan, atau dengan cara lainnya.

Inilah yang dimaksud dengan مَ اسْتَـطَعْـتُـمْ (sebatas kemapuan). Dan begitu pulalah yang dilaksanakan oleh para sahabat waktu itu, termasuk sahabat Wasilah bin Asqa’ radliyallahu ini.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button