Salaf dan Jihad Bag.11

Mati di jalan yang benar adalah idaman setiap insan. Apalagi bukan sekedar jalan yang benar melainkan di jalan Allah atau fii sabiilillah. Sungguh suatu anugerah bukan?

Ya, anugerah itu salah satunya diberikan kepada Abu Thalhah radliyallahu ‘anhu. Berikut ceritanya;

Dari Hammad bin Salamah, dari Tsabit bin Zaid, dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu (dia berkata), bahwa Abu Thalhah radliyallahu membaca ayat:

انْـفِـرُوْا خِـفَـافًـا وَثِـقَـالًا وَجَـاهِدُوْا بِـأَمْوَالِـكُـمْ وَأَنْـفُـسِكُـمْ فِى سَـبِيْـلِ اللهِ، ذَلِكُـمْ خًيْـرٌ لَكُـمْ إِن كُـنْـتُـمْ تَـعْـلَـمُوْنَ.

Berangkatlah kamu baik dalam keadaan ringan ataupun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Qs. At Taubah 41.

Kemudian Abu Thalhah radliyallahu ‘anhu berkata, “Kami meminta ampunan Allah. (Ternyata Allah) telah memerintahkan kepada kita, para orang tua kita dan para pemuda (untuk berjihad di jalan Allah). Maka berilah aku semua perlengkapan (untuk berjihad)”.

Abu Thalhah radhiyallahu ‘anhu

Kemudian anak-anaknya berkata, “Semoga Allah merahmatimu! Sesungguhnya engkau telah berperang pada masa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, Abu Bakar Ash Shiddiq dan Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhuma. (Jadi) sekarang kamilah yang akan berperang mewakilimu”.

(Karena Abu Thalhah tetap bersikukuh ingin berjihad meski sudah renta).

Anas bin Malik berkata, “Maka –saat- pasukan harus menyeberangi lautan, Abu Thalhah radliyallahu ‘anhu meninggal dunia, dan tidak ditemukan daratan, maka jenazahnya Abu Thalhah radliyallahu ‘anhu sama sekali belum bisa dikebumikan, kecuali setelah perjalanan pelayarannya memakan waktu seminggu. Dan selama waktu itu jenazahnya sama sekali tidak ada perubahan (pembusukan, Pen)”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 2/34.

Setidaknya dari riwayat di atas dapat diambil beberapa pelajaran atau kesimpulan bahwa;

  1. dalam dunia jihad, maka sama sekali tidak ada kata tua. Maknanya bahwa meskipun tua maka hal itu bukan menjadi penghalang. Bukankah Allah telah berfirman dalam surat At Taubah 41 di atas?
  2. Abu Thalhah radliyallahu ‘anhu juga telah memberikan contoh bahwa meski dirinya sudah renta namun semangat juangnya untuk membela Islam masih tetap menyala.
  3. Allah menunjukkan kepada manusia bahwa orang yang benar-benar mati syahid maka tubuhnya Allah lindungi dengan tidak ada perubahan sama sekali.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button